Kamis, 28 Mar 2019 16:02 WIB

Hoax! Golongan Darah 'O' Tidak Lebih Rentan Kena Sakit Mag

Rosmha Widiyani - detikHealth
Tidak ada bukti golongan darah berpengaruh pada risiko sakit mag (Foto: detikHealth) Tidak ada bukti golongan darah berpengaruh pada risiko sakit mag (Foto: detikHealth)
Jakarta - Dalam sebuah pesan yang beredar luas disebutkan, golongan darah O paling banyak menderita sakit mag. Sakit mag yang terjadi pada saluran cerna adalah gangguan umum yang banyak dialami masyarakat sekarang.

"Penderita sakit mag terbanyak adalah golongan Darah O. Golongan Darah O umumnya tidak direkomendasikan untuk menjadi vegetarian," tulis pesan singkat tersebut.

Menurut dokter spesialis konsultan saluran cerna dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, kabar tersebut tidak benar. Golongan darah tidak mempengaruhi risiko mengalami sakit mag.

"Sakit mag tidak ada hubungannya dengan golongan darah. Semua orang berisiko sakit mag terlepas dari golongan darahnya,' kata dr Ari pada detikHealth, Kamis (28/3/2019).



Sakit mag bisa bersifat fungsional atau organik bergantung penyebabnya. Sakit mag fungsional yang banyak diderita masyarakat saat ini umumnya diakibatkan pola hidup sehari-hari. Sementara sakit mag organik bisa diakibatkan infeksi bakteri, misal Helicobacter pylori.

Gangguan saluran cerna bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya makan teratur dengan nutrisi lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan setiap hari. Menu tentunya harus menyertakan menu buah dan sayur serta tidak didominasi hanya salah satu zat gizi.

(up/up)