Kamis, 28 Mar 2019 19:23 WIB

Sakit Mag Bisa Dipicu oleh Bakteri H pylori, Ini Saran Ahli Pencernaan

Roshma Widiyani - detikHealth
Risiko infeksi bakteri terkait dengan kebersihan tangan sebelum makan.  Foto: Shutterstock Risiko infeksi bakteri terkait dengan kebersihan tangan sebelum makan. Foto: Shutterstock
Jakarta - Gangguan mag adalah kondisi umum yang banyak diderita masyarakat sekarang. Gangguan ini bisa bersifat fungsional dan organik bergantung dari penyebabnya. Jika fungsional karena gaya hidup, maka organik diakibatkan infeksi bakteri misal Helicobacter pylori.

Pesan singkat yang sempat viral menyatakan, infeksi H pylori bisa dikendalikan dengan sikat gigi sebelum tidur malam. Tidur tanpa membersihkan gigi berisiko mengakibatkan gangguan mag saat terbangun keesokan hari.

"Kalau tidak percaya coba test sendiri dengan tidak usah sikat gigi sebelum tidur. Jika besoknya sakit maag kambuh maka disebabkan bakteri H pylori. Rajin-rajinlah sikat gigi sebelum tidur dan setelah makan," tulis pesan tersebut.


Dalam riset yang mengantarkannya menjadi guru besar tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dokter spesialis saluran cerna dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH telah meneliti seputar H pylori di 20 rumah sakit seluruh Indonesia. Dalam risetnya, risiko infeksi terkait dengan kebersihan tangan sebelum makan.

"Tingginya sebaran bakteri berbanding lurus dengan presentase penggunaan tangan ketika makan tanpa didahului cuci tangan. Beberapa etnis menunjukkan angka sebaran yang cukup tinggi, namun perlu analisa lebih lanjut untuk memastikannya," ujar dr Ari.

Menurut studi tersebut etnik Bugis, Batak, dan Papua menujukkan kerentanan infeksi paling tinggi di Indonesia. Tingkat kerentanan yang tinggi pada Etnik Papua sejalan dengan penemuan serupa di Papua Nugini. Saat ini sebanyak 1 dari 5 penderita mag diakibatkan infeksi H pylori dalam saluran cernanya.

Gangguan mag karena infeksi H pylori biasanya diatasi dengan konsumsi antibiotik sesuai resep dokter. Infeksi tentunya bisa dicegah dengan cuci tangan, menjaga kebersihan makanan dan bahan penyusunnya, serta mengonsumsi dan menggunakan air bersih.

(up/up)