Jumat, 29 Mar 2019 10:49 WIB

Meditasi Jadi Cara Sederhana Jaga Kesehatan Jantung

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Siapa bilang meditasi bermanfaat untuk relaksasi saja? Nyatanya, meditasi juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Dilansir dari livescience, penelitian dari American Heart Association menemukan bahwa meditasi dapat dikaitkan dengan berkurangnya tingkat stres, kecemasan, dan depresi yang dapat mempengaruhi risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Sementara itu, menurut Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi, meditasi dipraktikkan dengan sering menggunakan pernapasan, perenungan yang tenang atau fokus berkelanjutan pada sesuatu seperti gambar, frasa atau suara. Hal inilah yang membantu melepaskan stres dan merasa lebih tenang serta damai.

"Anggap itu sebagai liburan mini dari stres dalam hidup. Stres adalah sistem alarm alami tubuh yang melepaskan hormon yang disebut adrenalin. Hormon ini membuat pernapasan meningkat, begitu juga detak jantung dan tekanan darah ikut meningkat," jelas dr. Helmin kepada detikHealth, Jumat (29/3/2019).


Selain dengan meditasi, kesehatan jantung juga bisa dijaga dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi dengan pola diet sehat. Beberapa makanan yang dianjurkan di antaranya buah, sayuran, hingga susu rendah lemak.

"Makan dengan pola diet sehat secara keseluruhan yang menekankan berbagai buah dan sayuran, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, unggas dan ikan tanpa kulit, kacang-kacangan, serta minyak sayur non-tropis," sambung dr. Helmin.


Kesehatan jantung juga bisa dijaga dengan mengonsumsi H2 Superba Krill Oil. Suplemen ini baik untuk kesehatan jantung dan meningkatkan omega-3 index 70% lebih tinggi dari fish oil pada umumnya. Selain menjaga kesehatan jantung, H2 Superba Krill Oil juga bisa menurunkan kadar lemak jahat dan merawat kesehatan persendian.

"Asam lemak omega-3 mengurangi peradangan pada pembuluh, mengurangi lemak tidak sehat di aliran darah yang dikenal sebagai trigliserida, dan mencegah penumpukan plak di dalam pembuluh darah," pungkas dr. Helmin. (mul/mpr)
News Feed