Jumat, 29 Mar 2019 19:32 WIB

Saran Dokter Jiwa, Perlu Disimak Sebelum 'Memviralkan' Sesuatu

Widiya Wiyanti - detikHealth
Tidak semua hal perlu diviralkan (Foto: iStock) Tidak semua hal perlu diviralkan (Foto: iStock)
Jakarta - Semakin hari, seseorang semakin mudah untuk memviralkan sesuatu di media sosial (medsos). Hanya dengan merekam atau memotret suatu kejadian dan mengunggahnya, kemudian banyak 'like' dan 'comment' dari netizen di manapun mereka berada.

Akhir-akhir ini foto-foto orang yang berperilaku tidak baik di Mass Rapid Transit (MRT) dan video ibu mendorong anaknya keluar dari mobil pun menjadi viral di medsos.

Pakar kesehatan jiwa sekaligus staf pengajar Departemen Psikiatri FK UKRIDA, dr Andri, SpKJ, FACLP pun mengingatkan semua netizen untuk berpikir berulang kali sebelum mengunggah video atau foto yang menunjukkan suatu kejadian di medsos.



"Kita kan nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi, kadang merekamnya hanya sepotong kan," ujarnya kepada detikHealth, Jumat (29/3/2019).

Selain itu, dr Andri juga mengingatkan apa tujuan dari mengunggah foto atau video tersebut ke medsos. Jangan sampai unggahan tersebut bisa membuat konflik bahkan tuduhan yang tidak benar.

"Jangan menghilangkan esensi baiknya dengan tidak baiknya, misal hanya ingin membuat viral-viral doang, nggak jelas tujuannya ngejelekin saja atau judgemental. Kita tuh seringnya judgemental, orang mau menghakimi seolah-olah 'wah jelek'," jelasnya.

(wdw/up)
News Feed