Rabu, 03 Apr 2019 20:57 WIB

Ayu 'Poliandri' Suntik Mertua, Pahami Risiko Kalau Asal Suntik

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Suntik atau injeksi harus dilakukan oleh seseorang yang punya kompetensi, tidak boleh asal-asalan (Foto: iStock) Suntik atau injeksi harus dilakukan oleh seseorang yang punya kompetensi, tidak boleh asal-asalan (Foto: iStock)
Jakarta - Ni Wayan Sedana (60), mertua Ayu dari suami kedua mengaku sempat disuntik vitamin oleh Ayu. Ditemui detikcom, Ayu mengaku memang pernah menyuntikkan mertuanya tetapi dengan kolagen.

"Iya, itu nyuntik kolagen, kan saya sudah mengikuti semua (pelatihan) memasukkan infus, tapi itu hanya mencari vena yang untuk whitening. Kalau untuk yang lain saya nggak tahu, hehe," kata Ayu di Rutan Negara, Jl Wijayakusuma, Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/4/2019).



Dokter spesialis jantung, dr Vito A. Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, menuturkan kepada detikcom bahwa suntik vitamin C bukan hal yang jarang disuntikkan ke pembuluh darah, maka seharusnya tidak masalah.

"Salah masuk pembuluh darah vena atau arteri juga harusnya tidak berakibat fatal. Hal tersebut bisa jadi komplikasi kalau seseorang punya alergi terhadap zat pencampur dalam obat atau punya kelainan darah sehingga terjadi perdarahan bawah kulit yang sulit berhenti," jelasnya melalui pesan singkat.

Menurut dr Vito, alergi obat bervariasi, bisa ringan berupa gatal-gatal atau kemerahan hingga fatal yang berupa sesak napas dan dapat menyebabkan kematian dengan cepat.

"Kalau perdarahan ini terjadi biasanya akan tampak seperti memar atau bengkak. Tentu harus mencari pertolongan medis untuk evaluasi tatalaksana selanjutnya. Hematom yang ringan saja pada umumnya diserap oleh tubuh walaupun butuh waktu untuk penyerapan ini," tambah dr Vito.

Selain dr Vito, dr Kevin William Hutomo dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu Jakarta Selatan pun memberikan pendapat senada soal risiko asal suntik. Kata dr Kevin, semua tindakan medis pastinya memiliki risikonya, apalagi suntik menyuntik.

"Memasukan sesuatu ke dalam aliran darah melalui suntikan tanpa adanya pengawasan tenaga medis dapat mengakibatkan (risiko -- red) komplikasi reaksi alergi yang ringan dari mulai gatal, hingga reaksi alergi berat antara lain, tensi darah turun, pingsan yang bila mana nggak ditanganin dengan benar dapat mengakibatkan kematian," jawabnya.

Jadi kalau disuntik nggak boleh sembarangan ya, pastikan harus dilakukan tenaga medis.

(ask/up)
News Feed