Rabu, 03 Apr 2019 22:43 WIB

4 Posisi Tidur Terfavorit dan Untung-Ruginya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Macam-macam posisi tidur punya untung ruginya sendiri-sendiri (Foto: iStock) Macam-macam posisi tidur punya untung ruginya sendiri-sendiri (Foto: iStock)
Jakarta - Tiap orang punya posisi tidur berbeda yang diklaim sebagai yang terbaik dan menjadi favoritnya. Dikutip dari SleepScore, hampir 47 persen orang Amerika memiliki posisi tidur meringkuk seperti janin yang biasa disebut fetal position. Posisi ini diklaim sebagai yang paling umum di masyarakat.

Dalam riset yang dilakukan Better Sleep Council, sebanyak 17 persen memilih tidur dengan posisi tengkurap yang beralaskan perut. Sedangkan 13 persen memilih tidur menghadap samping dengan lengan lurus terentang ke luar tubuh. Sementara 11 persen lain tidur dengan posisi telentang beralas punggung.



Posisi tidur ternyata mempengaruhi kualitas istirahat serta kondisi fisik dan mental keesokan harinya. Jika tubuh terasa baik-baik saja dan segar usai tidur, maka tak ada yang salah dengan posisi tidur pilihan. Namun jika yang dirasakan adalah sebaliknya, mungkin tak ada yang salah jika segera mengevaluasi posisi tidur.

Berikut 4 posisi tidur terfavorit menurut survey.

1. Hindari berbaring menghadap kanan

Tidur menghadap kanan mungkin bukan posisi tidur yang terbaik bagi tubuh terutama untuk jantung. Aliran darah dari seluruh tubuh yang kembali ke jantung berisiko terhalang dengan posisi tidur yang menekan bagian kanan tubuh.

"Darah kembali ke jantung melalui bagian kanan tubuh. Bila kita tidur menghadap kanan, berarti pembuluh darah di bagian tersebut tertekan beban tubuh yang berisiko menghalangi aliran darah. Solusinya adalah mencoba tidur menghadap kiri," kata direktur medis Martha Jefferson Hospital Sleep Medicine Center W. Christopher Winter.

2. Mencoba berbaring menghadap kiri

Riset dalam The Journal of Clinical Gastroenterology menyatakan, tidur menghadap kiri bisa mengurangi risiko heartburn yaitu sensasi perih dan panas pada dada. Menurut ahli kesehatan Dr John Douillard, posisi tidur berbaring ke kiri ternyata bisa menjaga kesehatan dalam waktu lama.

"Posisi ini bisa membantu jantung memompa darah, menjaga fungsi limfa, membantu proses pencernaan, dan sirkulasi aliran empedu dalam tubuh," kata Douillard.



3. Posisi telentang adalah yang terbaik

Posisi tidur telentang yang beralaskan punggung menjadi yang terbaik, meski ahli masih memperdebatkan keunggulan menghadap kiri atau kanan. Telentang memungkinkan kepala, leher, dan tulang punggung bisa beristirahat dengan posisi terbaik sepanjang malam. Hasilnya risiko salah bantal dan pegal ikut turun dengan posisi turun yang dianggap netral ini.

Telentang juga menekan risiko mengalami kenaikan asam lambung di malam hari. Hal ini terjadi karena posisi kepala selalu lebih tinggi dibanding dada.

4. Jangan tengkurap

Posisi tidur yang beralas perut atau tengkurap sebaiknya jangan diterapkan. Posisi ini memberi tekanan pada sendi dan otot yang berisiko mengakibatkan munculnya mati rasa, pegal, sakit, atau gangguan perut.

Dengan pertimbangan ini posisi tidur yang terbaik adalah telentang, yang disusul berbaring menghadap kiri, dan kanan di pilihan akhir. Kendati begitu bukan berarti posisi tidur tidak boleh berubah sepanjang malam. Posisi tidur boleh berubah jika merasa pegal asal jangan berkepanjangan, terutama bila berbaring dengan kondisi tubuh kurang nyaman.

(up/up)
News Feed