Sabtu, 06 Apr 2019 19:25 WIB

Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Bangun tidur dengan leher yang sakit akibat salah bantal tentu bukan hal yang menyenangkan. Faktanya bantal memang tidak bisa disalahkan sepenuhnya saat posisi tidur terasa kurang nyaman. Bantal dan kasur justru berperan penting dalam menjaga posisi tulang punggung tetap stabil selama beristirahat.

Namun, bantal sebetulnya tidak terlalu diperlukan sepanjang waktu selama tidur malam atau siang. Dikutip dari situs Tuck, penggunaan bantal bergantung pada posisi tidur. Artinya, bantal bisa sesekali tidak digunakan saat posisi tidur mulai terasa tidak nyaman. Berikut pertimbangan penggunaan bantal dalam berbagai posisi tidur



Tidur menyamping.Tidur menyamping. Foto: admn

1. Dengan bantal saat tidur menyamping

Mereka yang tidur dengan posisi cenderung menyamping kanan atau kiri sebaiknya menggunakan bantal. Posisi ini perlu bantal dan kasur untuk menjaga tulang punggung tetap lurus mulai punggung hingga kepala. Tidur tanpa bantal dengan posisi ini memaksa tulang leher terlalu miring ke kiri atau kanan, yang berisiko mengakibatkan munculnya rasa pegal di pagi hari.

Bantal yang digunakan sebaiknya tidak terlalu tebal atau tipis untuk menjaga posisi leher tetap sejajar dengan tulang punggung. Selain itu bisa dicoba menggunakan bantal yang ditempatkan antara lutut. Bantal di kaki, atau yang biasa disebut guling ini, membantu posisi tulang punggung tetap lurus hingga pinggul.

Tidur telentangTidur telentang. Foto: thinkstock

2. Dengan bantal saat tidur telentang

Bantal mengisi celah antara leher dan kasur yang tercipta saat posisi tidur telentang. Tanpa bantal, posisi tidur ini berisiko mengakibatkan munculnya rasa pegal di pagi hari. Bantal yang dipilih sebaiknya jangan terlalu tebal supaya posisi leher bisa tetap sejajar dengan tulang punggung.

Selain di kepala, bantal juga bisa digunakan di bawah lutut atau tulang punggung bagian bawah. Bantal yang sebaiknya jangan terlalu tebal ini membantu mengatasi tekanan di bagian punggung bawah. Bantal yang tepat menjaga tulang punggung tetap lurus mulai dari leher hingga pinggul, sehingga bisa bangun tanpa rasa pegal.

Tidur tengkurap.Tidur tengkurap. Foto: ilustrasi/thinkstock

3. Tanpa bantal saat tidur tengkurap

Posisi tidur yang beralaskan perut sebaiknya tidak menggunakan bantal atau memilih yang sangat tipis. Tidur tengkurap memaksa tulang leher keluar dari posisinya yang sejajar dengan punggung. Beban tulang leher tak perlu ditambah dengan bantal yang tebal saat tidur tengkurap.

Selain bantal di kepala bisa dipertimbangkan menggunakan bantal di daerah pinggul. Bantal yang sebaiknya tipis bisa diselipkan antara tubuh dan kasur. Bantal menjaga tulang pinggul tetap sejajar dengan punggung dan leher sehingga tidak sakit saat bangun di pagi hari.





Simak Juga 'Lebih Baik Tidur dengan Lampu Terang atau Temaram?':

[Gambas:Video 20detik]

(Rosmha Widiyani/fds)