Perusahaan yang tergabung dalam NASA, German Space Agency (DLR) dan European Space Agency (ESA) sedang merekrut perempuan untuk dijadikan objek penelitian dalam studi tentang bagaimana cara tubuh manusia bertahan hidup dari microgravity atau tekanan yang rendah.
Lalu, apa hubungannya berbaring di tempat tidur dengan bobot ruang? Jadi, ketika seseorang bersandar dengan kepala yang lebih rendah dari tubuh mereka, seiring waktu, posisi itu menyebabkan cairan tubuh bergeser ke kepala. Kondisi ini sama seperti yang dialami oleh para astronot tanpa adanya gravitasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu metode yang akan diuji oleh subjek penelitian adalah centrifuge, tubuh akan diputar sekitar 30 menit setiap hari untuk menghasilkan gravitasi buatan dan memaksa cairan beredar di seluruh tubuh," demikian dilaporkan situs tersebut.
Penelitian ini akan berjalan selama kurang lebih 89 hari, 15 hari untuk menyesuaikan diri dengan peralatan dan 60 hari masa percobaan serta sisanya yakni 14 hari untuk 'beristirahat' sebelum kembali ke kehidupan normal.
Untuk memastikan objek penelitian tidak menambah berat badan selama dua bulan aktivitas terbatas ini, para peneliti memberi diet standar namun makanannya tidak ekstra sehat. Peserta juga akan diberi pancake dan makanan manis.
Bagaimana? Tertarik mencoba?
Baca juga: 4 Posisi Tidur Terfavorit dan Untung-Ruginya |











































