Senin, 08 Apr 2019 11:22 WIB

Khusus Pria, Diet untuk Meningkatkan Kualitas Sperma

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi pria mengonsumsi makanan bernutrisi untuk tingkatkan kualitas sperma. Foto: iStock Ilustrasi pria mengonsumsi makanan bernutrisi untuk tingkatkan kualitas sperma. Foto: iStock
Jakarta - Bagi pria, kualitas sperma adalah segalanya. Berbagai cara dilakukan agar kualitas dan kuantitasnya tetap terjaga tokcer, seperti olahraga atau minum obat-obatan.

Tapi ternyata ada cara alami untuk menjaga dan meningkatkan kualitas sperma, yaitu dengan diet. Diet yang diteliti oleh beberapa ilmuwan ini mengedepankan makanan dan nutrisi yang berpengaruh pada kualitas semen.

Dikutip dari Daily Mail, penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Human Reproductive Update ini menemukan bahwa diet yang kaya akan asam lemak omega-3 dan antioksidan tertentu seperti vitamin E, C, beta karoten, selenium, seng dan likopen dapat menjaga kualitas sperma. Selain itu, folat, vitamin D, dan makanan rendah lemak jenuh juga dapat membuat kondisi sperma dalam kondisi yang lebih baik.



Seng dapat ditemukan dalam makanan seperti daging, keju, sereal gandum dan kacang-kacangan. Asupan seng yang tidak memadai dalam makanan telah dikaitkan dengan jumlah sperma yang rendah dan mengurangi kadar testosteron. Pria harus berusaha mendapatkan 10 mg seng per hari.

Sedangkan selenium dapat ditemukan dalam makanan seperti kacang Brazil, ikan, unggas dan telur. Mineral ini diperlukan untuk produksi dan perkembangan sperma normal dan pria harus berusaha mendapatkan 55 mg per hari.

Vitamin C dianggap membantu mencegah sel sperma menggumpal bersama dan pria harus berusaha mendapatkan 80 mg per hari. Sayuran hijau yang mengandung folat dianggap penting dalam produksi sel sperma melalui perannya dalam pemeliharaan DNA dan sintesis protein.

Yang tak kalah penting, ikan kaya akan asam lemak omega 3 EPA dan DHA yang memainkan peran penting dalam sifat anti-inflamasi dan antioksidan enzim.

Namun sebaliknya, pria tidak dianjurkan mengonsumsi daging olahan, susu, kopi, alkohol dan gula berlemak karena dipercaya dapat merusak kualitas sperma.

(wdw/up)