Rabu, 10 Apr 2019 07:02 WIB

5 Tips Memilih Sereal Sarapan yang Sehat

Ayunda Septiani - detikHealth
Beberapa saran untuk pilih sereal bernutrisi. Foto: Istimewa Beberapa saran untuk pilih sereal bernutrisi. Foto: Istimewa
Jakarta - Di hari yang super sibuk, sereal bisa menjadi pilihan menu sarapan yang praktis. Hanya menuangkan susu dan sereal favorit kamu, langsung siap disantap dalam waktu singkat.

Meskipun praktis, tidak semua sereal sarapan sehat loh, detikers. Kebanyakan mengandung tinggi gula dan kalori yang malah bisa buat kamu gemuk dan cepat lapar sebelum waktu makan siang tiba.

Tapi jangan bingung, kamu masih bisa menikmati sereal tanpa harus khawatir terhadap kesehatan kamu. Dikutip dari WebMD, ada beberapa tips di bawah untuk memilih sereal sarapan yang sehat untuk mengawali pagi kamu.


1. Baca nilai gizi di kemasan
Saat membeli sereal, pastikan membaca terlebih dahulu informasi nilai gizinya. Hal ini menjadi penting untuk memperkirakan berapa jumlah kalori yang kamu makan untuk sekali makan.

Kristen Smith, RD, ahli diet dari WellStar Comprehensive Bariatric Program di Atlanta, mengatakan sereal sarapan yang baik seharusnya mengandung 200 kalori per sajian. Selalu gunakan gelas atau takaran untuk menjaga kandungan kalori yang dikonsumsi. Selain itu, baca label gizi juga memungkinkan untuk tahu nutrisi yang ada di dalam sereal sarapan tersebut.

2. Terbuat dari gandum utuh
Beberapa sereal sarapan ada yang tidak mengandung gandum utuh. Ada yang sudah dicampur dengan tepung terigu atau beras. Pilihlah sereal yang terbuat dari 100 persen biji-bijian utuh penting ya.

Gandum utuh sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kaya akan serat, antioksidan, serta vitamin dan mineral yang dapat membantu mengontrol berat badan, mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, serta menurunkan kolesterol. Serat dari gandum utuh bisa membantu membuat perut kenyang lebih lama lho detikers.

Tapi, tetap hati-hati ya, terlepas dari apakah sereal tersebut gandum utuh atau tidak. Kamu harus perhatikan juga seberapa banyak gula yang terkandung di dalamnya. Biasanya, semakin banyak kandungan gula dalam sereal, semakin sedikit kandungan seratnya. Karena itu, pilihlah sereal yang mengandung serat sebanyak tujuh gram atau lebih agar kandungan gulanya tidak berlebih. Semakin tinggi kandungan seratnya, maka semakin lama pula rasa kenyangnya.


Tips pilih serealTips pilih sereal Foto: Istimewa


3. Pilih sereal rendah gula

Meski pada kemasan sereal tertulis 'rendah gula', kenyataannya tidak selalu seperti itu. Bisa saja sereal tersebut benar minim gula pasir, tapi mengandung gula tersembunyi sehingga tidak terperhatikan.

Hindari produk sereal mengandung 10 gram gula atau sekitar tiga sendok teh gula per satu porsinya. Memulai pagi dengan menu sarapan tinggi gula dapat membuat gula darah melonjak dan kemudian turun dengan cepat. Inilah yang menyebabkan kamu menjadi cepat lapar.

Tidak sampai di situ. Membiasakan makan makanan manis dan tinggi karbohidrat bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker di masa mendatang.

4. Perhatikan kandungan lemak jenuh
Saat memilih sereal sarapan yang sehat, perhatikan juga kandungan lemak jenuhnya. Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol yang dapat menyumbang risiko penyakit jantung.

Pilih sereal yang rendah lemak jenuh atau lemak trans. Tidak lebih dari dua gram. Informasi ini dapat di temukan pada label gizi yang tercantum pada kemasan sereal. Jangan sampai terlewatkan, ya detikers!

5. Kaya akan vitamin dan mineral
Tidak semua sereal mengandung vitamin dan mineral di dalamnya. Kebanyakan sudah mengalami proses olahan yang begitu panjang sehingga menghilangkan nutrisi alaminya. Maka, lebih jelilah saat membeli sereal, cek kemasan dan cari tahu label 'fortifikasi'. Artinya sereal tersebut telah sengaja ditambah oleh sejumlah vitamin dan mineral tertentu.

Berapa jumlah yang ditambahkan dalam setiap produk bisa berbeda-beda. Sebaiknya kamu pilih sereal sarapan yang sudah diperkaya tambahan kalsium, vitamin D, asam folat, dan vitamin C untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

(ask/ask)
News Feed