Rabu, 10 Apr 2019 10:30 WIB

Patut Dicoba! Olahraga Ini Disarankan untuk Penyandang Diabetes

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Olahraga merupakan salah satu hal penting untuk meningkatkan kesehatan, termasuk bagi penyandang diabetes. Dilansir dari everydayhealth, olahraga dinilai dapat membantu penyandang diabetes melawan lemak, meningkatkan massa otot, meningkatkan keseimbangan, mengurangi stres, dan bahkan mungkin mengurangi kebutuhan akan insulin.

"Karena olahraga membutuhkan kalori lebih banyak secara alami, otot pada tubuh menyerap gula darah, hingga gula darah akan menurun. Menurut penelitian, setiap menit melakukan aktivitas olahraga menurunkan gula darah satu poin. Olahraga dapat mengurangi jaringan lemak tubuh dan meningkatkan massa otot. Akibatnya resistensi insulin berkurang dan hal ini akan memperbaiki regulasi gula darah," ujar Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W kepada detikHealth, Rabu (10/4/2019).


dr. Ervina mengatakan ada beberapa jenis olahraga yang bisa dicoba oleh penyandang diabetes. Di antaranya jalan kaki, yoga, bersepeda, dan berenang. Lakukan secara teratur 3-5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit per sesi.

"Jalan kaki atau jalan cepat merupakan aktivitas yang paling tepat untuk penderita diabetes. Sesuaikan kecepatannya sebagai bentuk latihan aerobik untuk meningkatkan denyut jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar," lanjut dr. Ervina.


Sementara yoga, ujar dr. Ervina, dapat membantu penyandang diabetes untuk mengurangi stres, memperbaiki fungsi saraf, mengatasi resistensi insulin, dan memperbaiki kadar gula darah karena meningkatkan massa otot serta menurunkan stres.

"Sebelum memulai olahraga, pasien harus melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk memilih olahraga sesuai dengan kondisinya, termasuk lamanya latihan, jenis latihan olahraga yang dilakukan, maupun sesi istirahat setiap latihan. Jangan lupa untuk selalu mengecek gula darah sebelum dan sesudah melakukan olahraga," kata dr. Ervina.

Selain dengan berolahraga, dr. Ervina juga menyarankan penyandang diabetes untuk memperhatikan asupan nutrisi demi menjaga kadar gula darah. Salah satunya dengan memilih jenis karbohidrat dengan indeks glikemik rendah dan pilih makanan tinggi serat.

"Untuk membantu menjaga kadar gula darah, selain dengan aktif berolahraga, imbangi juga dengan makanan yang tepat yaitu pilih jenis karbohidrat yang tepat yaitu yang memiliki indeks glikemiks rendah serta tinggi serat sehingga bisa membantu mencegah kenaikan kadar gula darah setelah makan," ungkap dr. Ervina.

"Begitu pun dengan konsumsi gula harus dibatasi. Sebagai alternatifnya dapat digunakan pemanis rendah atau tanpa kalori. Jumlah kalori hariannya juga harus diperhatikan, jangan sampai berlebihan. Untuk mempermudah penghitungan total asupan kalori harian bisa dibantu dengan meal replacement khusus diabetes yang sudah terukur total kalorinya, memiliki indeks glikemiks rendah serta tinggi serat," sambungnya.

Salah satu meal replacement atau nutrisi makanan pengganti yang bisa dipilih adalah Diabetasol. Nutrisi makanan pengganti untuk penyandang diabetes ini diformulasikan secara khusus dengan indeks glikemik rendah. Diabetasol juga memiliki kandungan Vita Digest Pro untuk membantu menjaga kadar gula darah dan membuat kenyang lebih lama. (mul/ega)