Jumat, 12 Apr 2019 17:25 WIB

Benda Berbahaya yang Pernah Tertelan Bocah: Koin, Peluit, hingga Sikat Gigi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kasus bocah telan benda asing. Foto: Dok. Onlihu Kasus bocah telan benda asing. Foto: Dok. Onlihu
Jakarta - Kasus benda asing yang tertelan oleh bocah seringkali terjadi dan perlu mendapatkan pertolongan cepat. Baru-baru ini seperti yang dialami oleh Noverius Gulo (4). Bocah asal Desa Orahua Faondrato Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara ini tidak sengaja menelan kepingan logam saat bermain dengan saudaranya.

Tolonaso Gulo dengan Nurunia Lafau, orang tua Noverius, terkejut ketika kakak dari Noverius berteriak 'Pak, noitolo gefe akhigu' (Pak, adikku telah menelan uang). Warga sempat menyarankan untuk segera membawa bocah tersebut ke puskesmas atau rumah sakit, akan tetapi karena tidak memiliki uang atau kartu sehat, niatan tersebut sempat diurungkan. Tolonaso dan istrinya hanya seorang petani dan buruh.

Selain kasus Noverius, berikut ini beberapa kasus bocah yang menelan benda asing dan memerlukan pertolongan medis.


1. Bocah telan peluit

Asep Yaya (9), bocah kelas lima SD, tak sengaja menelan peluit saat bermain dengan anak dari bibinya. Akibatnya, saat Asep menghela napas panjang, terdengar bunyi seperti terompet.

Subandi (54), ayah Asep, menuturkan usai mendapat penanganan di Puskesmas Saguling, anak lelakinya tersebut sempat dirujuk ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyan (RSCK), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Di RSCK, Asep ditangani oleh dua dokter yakni spesialis anak dan THT. Hasilnya, dia menuturkan, satu peluit ukuran kecil yang tertelan anaknya bersarang di saluran pernapasan. Dokter merujuk bocah tersebut ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung sampai akhirnya dilakukan tindakan untuk mengeluarkan peluit tersebut.

2. Sakit perut, ketahuan pernah tertelan sikat gigi

Seorang bocah di India mengalami sakit perut parah. Ternyata, Keshav Sahu, bocah berusia 5 tahun asal Chhattisgarh ini pernah menelan sikat gigi secara tidak sengaja tapi takut untuk mengatakan hal itu pada kedua orang tuanya.

Sejak saat itu, ia sering mengeluh sakit perut. Orang tua yang tidak tahu menahu tentang apa yang sebenarnya terjadi, hanya bisa memberinya obat-obatan pereda nyeri.

Lama kelamaan, rasa sakit di perutnya semakin menjadi. Hermant, ayahnya, membawa si bocah ke Raipur Medical College untuk pemeriksaan. Di rumah sakit tersebut, dokter mendeteksi adanya batu di kandung kemih dan sebuah benda sepanjang 15 cm.


3. Magnet yang tertelan

Pada 2016, seorang bocah berusia 2 tahun di Texas mengalami sakit perut dan muntah terus menerus. Hasil pemeriksaan mengungkap adanya 9 magnet kecil di perutnya setelah sebelumnya diduga karena virus.

Pada kasus lain, magnet kecil ditemukan di paru-paru seorang bocah di India. Proses mengeluarkannya penuh risiko karena bisa merusak saluran napas dan membahayakan nyawa si bocah. Beruntung, operasi berjalan sukses dengan bantuan magnet lain sebagai penarik. (ask/up)
News Feed