Senin, 15 Apr 2019 10:29 WIB

Alasan Kesehatan di Balik Kontroversi Kebijakan Kerja 12 Jam Jack Ma

Firdaus Anwar - detikHealth
Jack Ma menimbulkan kontroversi ketika mendukung sistem kerja 12 jam sehari. (Foto: Getty Images) Jack Ma menimbulkan kontroversi ketika mendukung sistem kerja 12 jam sehari. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Pendiri perusahaan e-commerce raksasa Alibaba, Jack Ma, menimbulkan kontroversi saat mendukung sistem kerja 12 jam sehari. Ia menyebutnya sebagai sistem '996' yakni bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari dalam seminggu.

"Saya pribadi berpikir bahwa bisa bekerja 996 adalah berkah yang sangat besar. Banyak perusahaan dan banyak orang tidak memiliki kesempatan untuk bekerja 996. Jika Anda tidak bekerja 996 ketika Anda masih muda, kapan Anda bisa bekerja 996?" kata Jack Ma seperti dikutip dari Reuters pada Senin (15/4/2019).


Di media sosial muncul berbagai respons terhadap ucapan Jack Ma, terutama protes atas kondisi kerja di perusahaan China. Aktivis karyawan teknologi lewat platform GitHub contohnya baru-baru mengkampanyekan 996.ICU di mana sistem kerja 996 disebut dapat meningkatkan risiko dirawat di intensive care unit (ICU) rumah sakit.

Dikutip dari CCTV, kematian karena kelelahan bekerja atau yang populer disebut karoshi semakin menjadi masalah serius di China bahkan mengalahkan Jepang. Pada tahun 2014 beberapa perhitungan melaporkan angka kematian berkaitan dengan pekerjaan menyentuh angka sekitar 600.000 jiwa.

Video: Kontroversi Kebijakan Jack Ma Soal Jam Kerja 996
[Gambas:Video 20detik]

Peneliti dari Southern Medical University dalam jurnal Medical Science Monitor 2019 menyebut kematian yang berkaitan dengan pekerjaan ini disebabkan oleh kondisi aritmia jantung. Aritmia adalah kelainan di mana jantung berdetak dengan irama tidak normal.

Saat seseorang tertekan bekerja terlalu keras maka jantungnya bisa kehilangan kemampuan untuk mengatur ritme detakan yang berujung pada risiko kematian.

"Tidak memperhitungkan kemungkinan lain seperti alergi atau keracunan, kami sangat yakin bahwa aritmia menyebabkan kematian pada orang-orang yang bekerja terlalu keras," tulis peneliti.




Simak Juga 'Kontroversi Kebijakan Jack Ma Soal Jam Kerja 996':

[Gambas:Video 20detik]

Alasan Kesehatan di Balik Kontroversi Kebijakan Kerja 12 Jam Jack Ma
(fds/up)