Senin, 15 Apr 2019 13:43 WIB

Bagi yang Penasaran, Begini Cara Astronot Pipis di Luar Angkasa

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pesawat luar angkasa memiliki jenis toilet yang berbeda. (Foto: (iStock)) Pesawat luar angkasa memiliki jenis toilet yang berbeda. (Foto: (iStock))
Jakarta - Bagi para astronot, menghitung persamaan fisika luar angkasa untuk peluncuran roket bisa sangat mudah. Tetapi belajar menggunakan toilet pesawat roket sangat rumit.

Astronot NASA (The National Aeronautics and Space Administration) memiliki dua toilet yang disiapkan untuk buang air kecil di pesawat luar angkasa. Ukuran toiletnya pun berbeda dari yang ada di bumi.

Toilet yang digunakan para astronot hanya berdiameter 4 inci atau sekitar 10 cm agar urine yang dieksresikan oleh mereka tidak 'mengambang' di atas pesawat.

Bukan cuma itu, dikutip dari laman Live Science, toiletnya juga dilengkap dengan kamera dan monitor agar astronot dapat memastikan 'limbah' tersebut tidak terjatuh dalam lubang yang salah.



"Penyelarasan sangat penting. Kalau mereka tidak yakin, kamera itu berfungsi untuk memeriksa apakah itu (urine-red) berada pada tempatnya," kata Scott Weinstein, pelatih NASA.

Di luar angkasa, urine ditangani secara berbeda dari kotoran padat agar tidak melewati lubang tersebut. Untuk buang air kecil, astronot juga dibekali dengan selang yang menempel di kuris dan setiap astronot dapat buang air kecil di selang tersebut.

Pengaplikasian toilet untuk astronot pria dan wanita jelas tak sama. Wanita memiliki tiga jenis corong selang yang berbeda, ada dua jenis corong dengan atasan berbentuk oval dan satu dengan atasan berbentuk lingkaran.

Urine para astronot nantinya akan diproses atau didaur ulang untuk diminum kembali. Tentu proses ini dikerjakan dengan mesin penyulingan NASA yang diklaim punya teknologi sangat canggih.



Simak Juga 'Aturan Ikut Wisata ke Luar Angkasa: Tidak Boleh Pipis':

[Gambas:Video 20detik]

Bagi yang Penasaran, Begini Cara Astronot Pipis di Luar Angkasa


(kna/up)