Senin, 15 Apr 2019 15:36 WIB

Siswa SD Kecanduan Video Porno, Ini Dampak Psikologis Bagi Kejiwaan Anak

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Ilustrasi chat porno (Fuad/detikcom) Foto: Ilustrasi chat porno (Fuad/detikcom)
Jakarta - Siswa SD dan siswa SMP di Probolinggo menjadi tersangka setelah memperkosa siswi SMA sampai kini korbannya telah melahirkan.

"Kedua pelaku ini kecanduan film porno yang ada di HP mereka," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurnianto kepada detikcom, Senin (15/4/2019).



Sebelumnya, kasus serupa telah kerap kali terjadi. Perilaku seks menyimpang yang dilakukan oleh anak dibawah umur sebagian besar dipicu karena menonton tayangan video porno.

Tentunya ada dampak yang akan timbul ketika menonton video porno, apalagi bagi anak. Keseringan nonton video porno juga memengaruhi kondisi psikologis seseorang seperti yang dijabarkan oleh Veronica Adesla psikolog klinis dari Personal Growth.



1. Tidak dapat berhenti memikirkan untuk menonton video porno.
2. Sulit fokus dan konsentrasi.
3. Muncul simptom-simptom (gejala) fisik yang mengganggu, seperti gelisah, mudah terangsang secara seksual, dan merasa tidak mampu mengendalikannya.
4. Kondisi emosi tidak stabil, mengalami konflik emosi dalam diri, seperti: merasa bersalah, malu, cemas, marah, dan sebagainya.
5. Aktivitas sehari-hari terganggu, baik dalam bersosialisasi, mengikuti sekolah, maupun bekerja.

Selain itu, efek lain dari menonton tayangan porno bagi anak adalah mereka akan cenderung menirunya. Dikutip dari wral.com, sebuah studi menemukan 94 persen anak-anak terpapar pornografi sebelum usia 14 tahun dan 53 persen percaya apa yang mereka lihat adalah gambaran realistis dari hubungan seksual.

Beberapa anak dari penelitian ini bahkan sudah mulai meniru apa yang mereka lihat di video porno. Tentunya, perilaku ini sudah bisa membahayakan mereka. Terlebih jika anak dibiarkan tanpa ada pengawasan dari orang dewasa.



Siswa SD Kecanduan Video Porno, Ini Dampak Psikologis Bagi Kejiwaan Anak
(kna/up)