Selasa, 16 Apr 2019 18:12 WIB

Viral Video Pakai Knalpot Nyembur ke Muka, Apa Efeknya buat Paru-paru?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Knalpot nyembur muka, bahaya untuk pernapasan? Foto: Screenshot Twitter Knalpot nyembur muka, bahaya untuk pernapasan? Foto: Screenshot Twitter
Jakarta - Baru-baru ini beredar sebuah video konyol di media sosial. Video viral tersebut menunjukkan seorang pria yang menaiki motor hasil modif dengan knalpot berada tepat di depan wajahnya.

Pria tersebut lalu memamerkan suara knalpot dan terlihat asap knalpot langsung keluar mengenai wajahnya. Duh, bahaya nggak sih buat paru-paru jika terhirup?

Selain berbahaya untuk pernapasan, bisa juga membuat wajah kusam.Selain berbahaya untuk pernapasan, bisa juga membuat wajah kusam. Foto: Screenshot Twitter

Menjawab pertanyaan tersebut, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) mengatakan bahwa pada dasarnya asap knalpot sendiri sudah mengandung komponen gas dan partikel yang berbahaya.

Beberapa gas emisi dari kendaraan bermotor antara lain nitrit oksida (NOx), ozon (O3), karbon monoksida (CO), dan lain-lain. Sedangkan partikelnya dikenal dengan istilah particulate matter (PM), lanjutnya.


"Ada-ada saja. Komponen gas seperti nitrit oksida dan ozon bersifat iritatif, begitu pula PM bersifat iritatif. Artinya bila terhirup ke saluran napas atas dan paru dalam waktu singkat dapat menyebabkan iritasi mukosa saluran napas dari hidung, tenggorokan sampai saluran napas bawah," tutur dr Agus melalui pesan singkat kepada detikHealth, Selasa (16/4/2019).

Iritasi tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada epitel atau permukaan saluran napas. Selain itu dapat menimbulkan peradangan yang dapat menyebabkan gejala seperti hidung gatal, berair, tenggorokan sakit, batuk berdahak bahkan bisa sesak napas karena penyempitan saluran napas.

Yang lebih membahayakan lagi, dr Agus mengatakan dilsin pihak komponen gas seperti Karbon monoksida (CO) dapat terhirup dalam jumlah besar dan waktu singkat berbahaya. Gas CO bersifat asfiksian sistemik, yakni mampu mengikat sel darah merah (Hb) 300x lebih kuat dari oksigen (O2).

"Hal ini menyebabkan darah kurang oksigen sehingga menimbulkan keluhan sakit kepala, mual, sesak napas dan bila berlanjut dapat pingsan bahkan bisa meninggal karena keracunan gas CO," pungkasnya.

Oleh karena itu, baik untuk bergaya ataupun alasan lainnya, dr Agus tidak menganjurkan untuk meletakkan knalpot di dekat wajah. Nggak keren, yang ada berisiko untuk kesehatan, guys!

(frp/up)
News Feed