Rabu, 17 Apr 2019 21:07 WIB

Kelingking Paling Banyak Dicelup Tinta, Kecentilan atau Ada Alasan Lain?

Ayunda Septiani - detikHealth
Kelingking bertinta adalah pemandangan paling mainstream hari ini (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth) Kelingking bertinta adalah pemandangan paling 'mainstream' hari ini (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth)
Jakarta - Disadari atau tidak, kelingking adalah jari yang paling banyak dicelup tinta sehabis nyoblos di pemilihan umum hari ini. Kira-kira apa ya alasannya, kecentilan atau ada alasan lain?

Beberapa alasan mencelupkan kelingking, dan bukan jari lain, ke dalam tinta pemilu yang berhasil dirangkum detikHealth adalah sebagai berikut.



1. Jarang dipakai
"Kalau makan pake sendok, kelingking selalu di bagian bawah, jadi resiko kena makanan sedikit," kata Danu, seorang pegawai swasta di Jakarta Selatan.

2. Paling mungil
Mulut botol tinta pemilu memang tidak kecil-kecil amat. Buktinya, banyak juga yang mencelupkan jempol atau ibu jari ke dalamnya. Namun tetap saja lebih nyaman mencelupkan jari yang lebih mungil.

"Kalau jari lain kegedean," kata Zizu, pegawai swasta.



3. Aman untuk ngupil
"Ntar kalo di telunjuk ga sadar dipakai ngupil, eh jadi ntar berbekas ke hidung," kata Zizu.

4. Kebiasaan
"Eh sebenernya mah campaignnya dari dulu nyelupin pake kelingking. Jadi kebiasaan aja ngikutin orang-orang," kata seorang warga Jakarta, Ardhi.

Kamu punya alasan lain kenapa mencelupkan kelingking dan bukan jari lain? Share di komentar ya!

(up/up)
News Feed