Sabtu, 20 Apr 2019 16:35 WIB

Soal Petugas KPPS Meninggal, Dokter Sebut Faktor Beban Kerja dan Kafein

Rosmha Widiyani - detikHealth
Beban kerja dan doping kafein disebut dokter bisa berkontribusi terhadap beberapa kasus petugas KPPS meninggal. (Foto: Antara Foto) Beban kerja dan doping kafein disebut dokter bisa berkontribusi terhadap beberapa kasus petugas KPPS meninggal. (Foto: Antara Foto)
Jakarta - Sejumlah daerah melaporkan banyaknya petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal. Dikutip dari detikcom, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat melaporkan 10 petugas KPPS selama pelaksanaan pemilu 2019.

Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam, banyaknya petugas KPPS meninggal tak bisa dilepaskan dari faktor kelelahan. Petugas dipaksa bekerja terus menerus untuk memenuhi tenggat waktu pengumpulan hasil suara di tiap wilayah, meski tubuh sudah terlalu lelah.

"Beban petugas KPPS luar biasa dengan masa kerja lebih dari 8 jam sehari. Supaya bisa bekerja optimal, petugas KPPS akhirnya pakai doping misal minuman berenergi yang biasanya mengandung kafein. Kandungan inilah yang akhirnya mempengaruhi kerja jantung," kata Prof Ari pada Sabtu (20/4/2019).


Menurut Prof Ari, kafein menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Hal ini berisiko buruk bagi petugas KPPS yang sebelumnya sudah punya penyakit gangguan jantung dan pembuluh darah atau hipertensi. Penyakit tersebut bisa sewaktu-waktu mengancam nyawa petugas KPPS yang sedang bekerja.

Risiko kesehatan juga datang dari pola makan dan minum yang berantakan akibat mengejar tenggat waktu. Makan seadanya dan kurang minum bisa mengakibatkan gangguan pencernaan pada petugas KPPS, terutama bagi yang sebelumnya telah mengalami penyakit tertentu.

Dengan risiko ini Prof Ari mengingatkan petugas KPPS supaya lekas istirahat bila merasa lelah dan makan teratur. Prof Ari juga menyarankan evaluasi sistem Pemilu dan perhitungan suara untuk hasil yang lebih baik.


Saksikan juga video 'Kelelahan, Saksi di TPS Sulawesi Selatan Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]

Soal Petugas KPPS Meninggal, Dokter Sebut Faktor Beban Kerja dan Kafein
(fds/fds)
News Feed