Senin, 22 Apr 2019 12:05 WIB

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Antrean Warga Jajal MRT Menumpuk di Stasiun Bundaran HI. (Foto: Pradita Utama) Antrean Warga Jajal MRT Menumpuk di Stasiun Bundaran HI. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban sebab angkanya cenderung naik dari tahun ke tahun.

"TBC kita nomor 3 di dunia jadi saya kira ini hal yang kita harus pikirkan sebaik-baiknya. Dan saya takutkan TB RO (resisten obat) ini akan menjadi lebih lagi," kata Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, saat dijumpai di RS Penyakit Infeksi, Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (22/4/2019).



Penduduk yang semakin banyak dan mobilitasnya yang tidak bisa terkontrol menjadikan penyakit TBC kian sulit dideteksi. Adanya MRT (Mass Rapid Transportation) yang jadi primadona masyarakat saat ini juga bisa menjadi sarang penularan penyakit mematikan ini.

"Memang saya tahu, TBC adalah penyakit yang sangat menular, kita tahu, populasi meningkat, publik transportasi juga meningkat. kita bangga punya MRT, tapi jangan sampai TBC berkembang di MRT," tambahnya.

Untuk itu, Menkes menekankan agar terus melakukan upaya promotif preventif agar angka penularan bisa diminimalisir seperti memakai masker ketika sakit dan memasang peringatan di tempat umum tentang bahaya penularan TBC.

(kna/up)