Senin, 22 Apr 2019 18:32 WIB

Suek, Sakit! Mengumpat Ternyata Bisa Mengurangi Rasa Sakit Lho

Widiya Wiyanti - detikHealth
Mengumpat bisa mengurangi rasa sakit, loh ternyata. Foto: iStock Mengumpat bisa mengurangi rasa sakit, loh ternyata. Foto: iStock
Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari, pasti kita pernah mengumpat atau menggerutu alias ngedumel saat melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan. Namun menurut sebuah penelitian, mengumpat ternyata justru dapat mengurangi rasa sakit.

Psikolog Dr Richard Stephens Jadi dia meminta 67 mahasiswanya di Universitas Keele di Staffordshire untuk meletakkan tangan mereka di air dingin untuk waktu yang lama, sebagian sambil mengumpat dan sebagian lain sambil mengatakan hal netral.

Dari penelitian tersebut, rata-rata mahasiswa yang mengumpat dapat mentolerir rasa sakit selama hampir dua menit. Sedangkan yang tidak mengumpat hanya bertahan satu menit 15 detik.


"Mengumpat memicu analgesia yang disebabkan oleh stres. Itu bagian dari respons pertarungan. Adrenalin dilepaskan, jantung memompa darah lebih cepat dan kita menjadi lebih mampu untuk mengatasi agresor dengan cepat. Mengumpat membantu banyak orang lebih bisa mentolerir rasa sakit," kata Richard dikutip dari New York Post.

Richard menambahkan, efek pengurang rasa sakit akan berkurang jika seseorang mengumpat berkali-kali. Mengumpat merupakan bahasa emosional, namun jika digunakan secara berlebihan akan kehilangan ikatan emosionalnya.

Sementara itu, Dr Emma Byrne penulis buku 'Swearing Is Good for You: The Amazing Science of Bad Language' mengatakan bahwa mengumpat juga bisa membangun kepercayaan dan meningkatkan produktivitas.

"Para ilmuwan telah menunjukkan bahwa tim yang memiliki leksikon mengumpat yang sama cenderung bekerja lebih efektif bersama, merasa lebih dekat, dan lebih produktif daripada yang tidak," ungkapnya dikutip dari The Telegraph.

(wdw/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya