"Awalnya saya berpikir pola makan warga Tsimane mirip diet paleo dengan 65 persen kalori berasal dari daging. Namun ternyata, Tsimane umumnya mendapat asupan kalori dari karbohidrat. Asupan seperti singkong, nasi, dan jagung mencakup hampir 70 persen pola makan Tsimane setiap hari. Tipe diet ini sangat penting bagi Amazon karena pertanian pasti memberi hasil, terutama saat belum masuk musim berburu," kata Gupta.
Makanan tersebut tidak dimasak terlalu lama, diawetkan, atau terlalu banyak gula dan garam. Semua bahan alami inilah yang menjaga kesehatan jantung warga Tsimane, bersama sekitar 15 persen asupan lemak dan protein setiap hari. Menurut Gupta, pola diet ini memberi asupan serat 2 kali lebih banyak dibanding yang banyak diterapkan warga Amerika. Diet ini juga kaya selenium, potassium, dan magnesium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait jadwal tidur, Gupta melihat sendiri Tsimane lekas tidur saat matahari sudah terbenam. Tsimane yang tidak mengenal gadget tidur lelap sekitar 30 menit setelah masuk rumah. Setiap warga tidur selama 9 jam sebelum bangun di pagi hari dan kembali beraktivitas. Selain pola makan, istirahat, dan aktivitas, Gupta memperhatikan ikatan sosial yang kuat sebagai penyebab jantung warga Tsimane tetap sehat. Tsimane yang tidak aman dari risiko infeksi terbiasa berkomunikasi, main, dan bercanda dengan lingkungan sekitar termasuk pendatang.











































