Senin, 22 Apr 2019 18:51 WIB

Tsimane, Suku Amazon yang Jantungnya Paling Sehat di Dunia

Roshma Widiyani - detikHealth
Warga Tsimane yang punya jantung tersehat di dunia tidak terlalu banyak gula dan garam, rutin jalan kaki, dan tidur teratur 9 jam tiap hari. Foto: thinkstock Warga Tsimane yang punya jantung tersehat di dunia tidak terlalu banyak gula dan garam, rutin jalan kaki, dan tidur teratur 9 jam tiap hari. Foto: thinkstock
Jakarta - Tsimane, suku asli Amazon yang tinggal di pedalaman hutan primer tersebut dianggap memiliki jantung yang paling dunia. Hal ini ditegaskan koresponden kesehatan CNN Sanjay Gupta dalam kunjungannya ke desa tempat tinggal suku Tsimane. Gupta ingin mengetahui pola makan, aktivitas, dan istirahat suku dengan 60 anggota yang tinggal di bantaran sungai.

"Awalnya saya berpikir pola makan warga Tsimane mirip diet paleo dengan 65 persen kalori berasal dari daging. Namun ternyata, Tsimane umumnya mendapat asupan kalori dari karbohidrat. Asupan seperti singkong, nasi, dan jagung mencakup hampir 70 persen pola makan Tsimane setiap hari. Tipe diet ini sangat penting bagi Amazon karena pertanian pasti memberi hasil, terutama saat belum masuk musim berburu," kata Gupta.


Makanan tersebut tidak dimasak terlalu lama, diawetkan, atau terlalu banyak gula dan garam. Semua bahan alami inilah yang menjaga kesehatan jantung warga Tsimane, bersama sekitar 15 persen asupan lemak dan protein setiap hari. Menurut Gupta, pola diet ini memberi asupan serat 2 kali lebih banyak dibanding yang banyak diterapkan warga Amerika. Diet ini juga kaya selenium, potassium, dan magnesium.

Warga Tsimane banyak menghabiskan waktu dengan jalan kaki dan berdiri daripada duduk setiap hari. Saat berburu, warga Tsimane melacak dan berjalan perlahan mengikuti hewan buruan. Tsimane tidak ragu berjalan ribuan kilometer selama beberapa jam demi mendapat buruan yang diharapkan. Tsimane yang tidak lari memburu hewan incaran bisa jalan hingga 17 ribu langkah per hari.

Terkait jadwal tidur, Gupta melihat sendiri Tsimane lekas tidur saat matahari sudah terbenam. Tsimane yang tidak mengenal gadget tidur lelap sekitar 30 menit setelah masuk rumah. Setiap warga tidur selama 9 jam sebelum bangun di pagi hari dan kembali beraktivitas. Selain pola makan, istirahat, dan aktivitas, Gupta memperhatikan ikatan sosial yang kuat sebagai penyebab jantung warga Tsimane tetap sehat. Tsimane yang tidak aman dari risiko infeksi terbiasa berkomunikasi, main, dan bercanda dengan lingkungan sekitar termasuk pendatang.

(up/up)