Senin, 22 Apr 2019 20:04 WIB

Tidur dengan Mata Terbuka, Mungkin Ini Penyebabnya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Perilaku tidur dengan mata terbuka dalam dunia medis disebut nokturnal lagophthalmos. Foto: iStock Perilaku tidur dengan mata terbuka dalam dunia medis disebut nokturnal lagophthalmos. Foto: iStock
Jakarta - Pernah melihat seseorang tidur dengan mata terbuka atau setengah terbuka? Atau jangan-jangan malah kamu sendiri yang mengalaminya? Ini mungkin kebiasaan yang aneh, tetapi kebiasaan ini juga bisa berbahaya bagi mata.

Dikutip dari Health Line, tidur dengan mata terbuka dalam dunia medis disebut nokturnal lagophthalmos yang disebabkan oleh masalah yang terjadi di saraf atau otot wajah.

Nocturnal lagophthalmos dikaitkan dengan kelainan fisik mata, wajah, atau kelopak mata, atau bulu mata yang tumbuh ke dalam mata.


Sementara itu, dikutip dari Very Well Health, nokturnal lagophthalmos dianggap sebagai bentuk kelumpuhan wajah yang melibatkan otot orbicularis di kelopak mata yang bersifat sementara maupun permanen. Ini bisa disebabkan oleh Bell's Palsy, infeksi, stroke, pembedahan, dan trauma.

Gejala nokturnal lagophthalmos meliputi mata kering, rasa sakit, kemerahan, dan penglihatan kabur. Jika merasakan gejala seperti ini saat bangun tidur, sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter.

Biasanya pasien dengan nokturnal lagophthalmos akan melakukan tes Schirmer yang digunakan untuk mengukur air mata dan memastikan kelembabannya cukup.

(wdw/up)
News Feed