Video seks yang viral bagaimanapun akan sangat berdampak pada kejiwaan seseorang, terutama korban. Aktivitas yang seharusnya sangat privat, akhirnya jadi konsumsi umum dan karenanya harus menanggung malu.
Psikolog klinis dari Personal Growth, Veronica Adesla menyarankan untuk tidak merekam aktivitas seksual sekalipun untuk konsumsi pribadi. Kalaupun kecolongan dan kemudian viral, berikut saran yang ia berikan.
"Jika mendapati video aktivitas seksual viral, segera laporkan pada Kominfo bisa lewat situs kominfo.go.id supaya peredaran tidak semakin luas. Selanjutnya bila kamu adalah korban, laporan bisa diteruskan ke Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan institusi hukum terkait lainnya," kata Veronica pada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































