Kamis, 25 Apr 2019 10:19 WIB

Pantas Pijatannya Enak, Tukang Urut di Bali Harus Terstandarisasi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Terapis pijat di Bali harus terstandarisasi (Foto: iStock) Terapis pijat di Bali harus terstandarisasi (Foto: iStock)
Denpasar - Siapa yang kalau ke Bali langsung buru-buru cari tempat spa atau tempat tukang pijat urut? Tak salah kalau enak, terapis-terapis yang ada di Bali ini memang harus memiliki izin praktik dan dapat dikatakan sebagai penyehat tradisional. Demikian dijelaskan oleh dr Ketut Suarjaya, MPPM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

"Begini, tenaga kesehatan di Bali harus terstandar kan. Jadi kalau misalnya tenaga kesehatan kan sudah ada kan pendidikan khusus, sehingga yang lain kan mereka juga harus memiliki kompetensi, kemampuan, dan ada asosiasinya sehingga dia bisa terstandar dan izinnya kan harus ada juga," ujarnya di sela kunjungan tematik Kementerian Kesehatan RI, Rabu (23/4/2019).

Jadi hanya orang-orang yang sudah terdaftar sebagai tenaga kesehatan tradisional saja yang memiliki izin. Sekarang di Bali sudah memiliki 3.200 pengobat tradisional, akan tetapi yang terdaftar baru 10 persen. Apabila sudah terstandarisasi, mereka bisa praktik di panti sehat sebagai penyehat tradisional. Penyehat tradisional termasuk di dalamnya terapis spa atau pijat urut, dan lainnya.



Nah, izin pun dikeluarkan sesuai kompetensi, misalnya pijat urut. Orang yang mendaftar diharuskan untuk punya asosiasi dan telah diakui oleh asosiasinya bahwa dia punya kemampuan pijat urut. Kemudian, lakukan pendaftaran ke dinas kesehatan dengan mengisi surat pendaftar tenaga penyehat tradisional. Bila lolos, tentu saja akan ada izin dari dinas kabupaten untuk menjadi izin praktik.

"Kalau dia memiliki kemampuan yang terstandar, bukan dukun yang jampi-jampi ya, tetapi mereka yang memiliki kemampuan pengobatan tradisional tetapi juga memiliki asosiasi dan terdaftar di dinas kesehatan kabupaten, mereka disebut penyehat tradisional," tutupnya.


Pantas Pijatannya Enak, Tukang Urut di Bali Harus Terstandarisasi
(ask/up)
News Feed