Jumat, 26 Apr 2019 16:30 WIB

Catat, 6 Cara untuk Cegah Serangan Jantung Kedua

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Serangan jantung kedua dapat terjadi bila tidak dilakukan langkah pencegahan. (Foto: iStock) Serangan jantung kedua dapat terjadi bila tidak dilakukan langkah pencegahan. (Foto: iStock)
Jakarta - Pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kali ini tercatat sebanyak 225 orang meninggal dunia. Orang-orang yang tergabung dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ini dikabarkan kelelahan, mengantuk, hingga serangan jantung.

Serangan jantung bisa menyerang orang tak hanya sekali, namun beberapa kali. Bila seseorang mengalami serangan jantung untuk pertama kalinya dan selamat, biasanya akan ada rasa takut untuk kembali mengalaminya dalam waktu dekat alias serangan jantung kedua.

Jika kamu atau orang sekitarmu adalah salah satunya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Dikutip dari beberapa sumber, hal-hal ini bisa mencegah datangnya serangan jantung kedua:



1. Minum obat secara teratur

Minumlah obat sesuai yang sudah diresepkan. Obat-obatan ini bertujuan untuk menurunkan risiko kekambuhan serangan jantung. Oleh karena itu penting bagimu untuk memahami obat yang diresepkan dan meminumnya secara benar.

2. Berhenti merokok

Turunkan risikomu terkena serangan jantung kedua dengan berhenti merokok. Bicarakan dengan dokter untuk mengikuti program berhenti merokok, atau mencobanya sendiri. Berhenti merokok menjadi faktor risiko terbesar yang bisa dicegah untuk penyakit jantung.

3. Perhatikan makanan

Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, karena bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol 'jahat' yang bisa menyebabkan serangan jantung. Misalnya dengan tidak memakan goreng-gorengan atau yang terlalu banyak minyak. Hindari juga asupan alkohol yang berlebihan karena bisa menaikkan kadar gula darah.



4. Kendalikan kolesterol, tekanan dan gula darah

Kolesterol menjadi salah satu penyebab serangan jantung, sehingga sangat perlu untuk mengendalikannya. Risiko semakin meningkat apabila kamu memiliki diabetes, oleh karena itu kamu juga perlu menurunkan kadar gula darah. Menurunkan kadar gula darah dapat menurunkan inflamasi dan kerusakan pada arteri koroner dan mencegah merusak atau menyempitkan pembuluh darah. Kendalikan tekanan darah dengan rutin mengeceknya.

5. Rutin berolahraga

Olahraga sering disangka bisa memicu serangan jantung, namun faktanya justru olahraga rutin biasa sangat penting karena menguatkan otot jantung. Selain itu juga mendorong energi serta membantu menjaga kendali berat badan, kolesterol dan tekanan darah. Disarankan minimal 30-60 menit berjalan atau latihan sedang, kira-kira 3-5 kali per minggu.

6. Jaga berat badan dan kesehatan mental

Menjaga berat badan ideal penting karena semakin bertambah semakin besar risikomu terkena serangan jantung kedua. Idealnya, dengan indeks massa tubuh berada di antara 18,5 hingga 24,9 kamu akan terhindar dari risiko terserang penyakit jantung. Kemudian, perhatikan juga kesehatan mentalmu, karena depresi, stres, kecemasan dan rasa marah bisa merusak jantung dan kesehatan. Konsultasikan untuk mendapatkan terapi atau ikuti latihan anger management.

(frp/fds)