Sabtu, 27 Apr 2019 11:00 WIB

Suplemen Penambah Darah, Bagaimana Cara Kerjanya dalam Tubuh?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi donor darah. (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Kalau kamu sering ikut donor darah, selain diberi susu dan makanan, biasanya penyelenggara acara juga memberikan tablet atau suplemen penambah darah.

Bagi sebagian besar orang, suplemen penambah darah seringkali dikira mampu untuk menambah jumlah darah yang telah hilang sehabis donor. Benarkah demikian?



"Darah itu nggak bisa diganti, darah harus sama darah. Blood by blood. Obat penambah darah kerjanya di nambahin eritrosit," kata dokter sekaligus influencer, dr Gia Pratama, MD, kepada detikHealth belum lama ini.

dr Gia lalu menjelaskan mengenai komposisi sel darah yang berisi hemoglobin (sering disebut Hb). Hemoglobin terbagi atas dua kandungan yang berisi zat besi serta protein. Suplemen penambah darah hanya menambahkan zat besi yang digunakan untuk merekatkan hem dan globin.

"Jadi harus ada zat besi dan protein yang digabungin jadi hemoglobin kemudian di tempel ke eritrosit untuk mengambil oksigen. Sehingga yang membuat darah itu ya tubuh kita sendiri. Obat hanya membantu mempercepat tapi tidak langsung menambah darah sekian liter," pungkasnya.

(kna/up)