Minggu, 28 Apr 2019 14:16 WIB

Peneliti Sebut Makin 'Besar' Badan, Makin 'Kecil' Otak

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi obesitas. Foto: iStock Ilustrasi obesitas. Foto: iStock
Jakarta - Kita semua sudah tahu bahaya dari obesitas pada kesehatan tubuh. Dan kini, sebuah studi baru menyatakan bahwa obesitas bisa berdampak pada otak, membuatnya lebih kecil alias menyusut.

Para peneliti dari Belanda menganalisa pindaian otak dan menemukan semakin tinggi lemak di tubuh semakin menurun volume otak di beberapa area. Secara spesifik, terlalu banyak lemak tubuh dikaitkan dengan berkuranganya jumlah materi abu-abu atau gray matter, jaringan otak yang berisi sel-sel saraf di otak bagian tengah.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Radiology tersebut, kaitan tersebut muncul lebih tinggi pada wanita. Mereka juga melihat adanya perubahan pada materi putih otak (white matter), serat saraf panjang yang membantu berkomunikasi, disebabkan oleh lemak.


"Masih belum jelas mengapa kadar lemak terkait dengan penyusutan volume otak atau perbedaan pada materi putih. Satu pemikirannya adalah tingginya kadar lemak tubuh bisa jadi menyebabkan inflamasi yang merusak jaringan otak. Volume otak yang lebih kecil dapat mengindikasikan kehilangan neuron pada area tersebut," tulis peneliti tersebut, dikutip dari Daily Mail.

Walau begitu, karena studi ini dilakukan hanya dalam satu waktu, masih belum jelas apakah obesitas yang mengubah otak atau apakah orang dengan volume materi abu-abu yang lebih sedikit di beberapa area berisiko tinggi terkena obesitas.

Oleh karena itu para peneliti mencatat masih memerlukan studi dan riset lebih lanjut mengenai hal tersebut. Agar bisa mengetahui kaitan sebenarnya apakah dengan menurunkan berat badan dapat membantu otak lebih baik.




(frp/kna)
News Feed