Diabetes atau diabetes melitus dikenal juga sebagai penyakit kencing manis alias sakit gula. Penyakit yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh mengontrol kadar gula darah ini kerap memicu komplikasi yang fatal, mulai dari kebutaan hingga gagal ginjal.
Dirangkum dari Northwestern Medicine, berikut beberap fakta tentang penyakit diabetes yang kerap terabaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Diabetes karena Keturunan, Mitos atau Fakta? |
1. Bukan disebabkan oleh konsumsi gula
Konsumsi terlalu banyak makanan manis memang tidak dianjurkan dan bisa memicu berbagai masalah kesehatan, tetapi justru bukan penyebab utama penyakit gula alias diabetes melitus.
Faktanya ada 2 tipe utama diabetes, salah satunya tipe 1 yang disebabkan oleh kelainan bawaan pada sistem metabolisme gula. Pada kelainan ini, pankreas tidak memproduksi insulin, hormon yang berfungsi mengatur kadar gula darah.
Tipe lain adalah diabetes tipe 2, yang lebih banyak ditemukan dan selalu dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat. Pada tipe ini, insulin masih diproduksi tetapi tidak cukup untuk mengatur kadar gula darah. Kegemukan dan riwayat keluarga termasuk faktor risiko utamanya.
2. Masih bisa makan manis, tapi...
Siapa bilang pengidap diabetes tidak bisa makan makanan manis? Meski ada banyak anjuran untuk menghindari gula, sebenarnya yang harus diperhatikan adalah porsi atau takarannya. Harus dipastikan juga bahwa kadar gulanya dalam kondisi terkontrol dengan rutin mengonsumsi obat-obatan sesuai petunjuk dokter.
Baca juga: Ibunda Aa Gym Meninggal Dunia |
3. Diabetes saat hamil tidak akan mewariskan penyakit
Tipe diabetes yang ketiga adalah diabetes gestasional, atau diabetes yang terjadi pada saat kehamilan. Wanita dengan diabetes saat hamil lebih berisiko mengalami komplikasi kehamilan dan persalinan, tetapi tidak ada kaitannya dengan peningkatan risiko diabetes pada bayi yang dikandungnya.
4. Kematian akibat diabetes tertinggi di negara miskin dan menengah
Faktor utamanya adalah minimnya akses terhadap teknologi yang dibutuhkan untuk menangani diabetes dengan baik. Termasuk di antaranya berbagai jenis insulin paling mutakhir.
5. Bisa dicegah dan dikontrol
Terpenting, diabetes tipe 2 (yang jauh lebih banyak kasusnya dibanding tipe 1) bisa dicegah dengan gaya hidup sehat. Makan seimbang dan meningkatkan aktivitas fisik termasuk di antaranya. Kalaupun harus terdiagnosi diabetes, pengobatan teratur akan sangat meningkatkan kualitas hidup pasien.











































