Senin, 29 Apr 2019 09:52 WIB

Rahasia Mengejutkan di Balik Golongan Darah yang Kamu Miliki

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Golongan darah dapat memengaruhi risiko penyakit tertentu. (Foto: Rachman Haryanto) Golongan darah dapat memengaruhi risiko penyakit tertentu. (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Mengetahui golongan darah sangat penting untuk menolong nyawamu apalagi saat menghadapi situasi emergency. Sayangnya, banyak yang acuh atau tidak peduli dengan tipe darahnya.

Golongan darah ditentukan oleh ada atau tidak adanya antigen tertentu, suatu zat yang memicu respons imun jika mereka asing bagi tubuh. Ada atau tidaknya molekul tertentu yang disebut antigen A atau B, serta protein yang disebut faktor Rh, menentukan mana dari delapan jenis darahmu.

Terdapat delapan jenis golongan darah, diantaranya A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+ atau O-. Antigen pembentuk golongan darah ini memiliki perbedaan lain yang memengaruhi sistem tubuh seperti pembuluh darah, sel-sel saraf, dan trombosit darah. Itulah sebabnya golongan darah dapat memengaruhi risiko penyakit tertentu.

Berikut rahasia mengejutkan di balik golongan darah yang kamu miliki dikutip dari Reader's Digest



1. Golongan darah A, B, AB: risiko penyakit jantung

Golongan darah A, B, AB memiliki kadar protein pembekuan darah 25 hingga 30 persen lebih tinggi yang dikenal sebagai faktor von Willebrand dan faktor VIII. Penelitian dari BMC Medicine menunjukkan karena perbedaan itu, mereka yang bergolongan darah di atas juga memiliki risiko 15 persen lebih besar meninggal akibat penyakit jantung.


2. Golongan darah O: risiko pembekuan darah yang rendah

Mengingat tipe O memiliki jumlah protein yang lebih rendah yang membantu pembekuan darah, mereka juga lebih kecil untuk mengidap pembekuan darah. Tetapi tidak boleh diasumsikan bahwa menjadi golongan darah O berarti seseorang 'dilindungi' atau golongan darah A berisiko lebih tinggi

3. Golongan darah O: masalah kesuburan

O mungkin merupakan golongan darah yang paling umum, tetapi memiliki masalah kehamilan dan kesuburan. Seperti yang dicatat oleh penelitian dari Fakultas Kedokteran Albert Einstein, O dua kali lebih mungkin memiliki kadar hormon perangsang folikel, tingkat yang cukup tinggi untuk menunjukkan cadangan ovarium yang rendah.

4. Golongan darah A, B, AB: peningkatan risiko kanker lambung

Temuan lain yang menarik dari studi BMC Medicine, golongan darah non-O (A, B, atau AB) juga memiliki peningkatan risiko kanker lambung, mungkin karena respons inflamasi terhadap bakteri H. pylori. Bakteri ini merupakan penyebab dari penyakit lambung.

5. Golongan darah AB: risiko kehilangan ingatan

Meskipun AB adalah golongan darah yang paling tidak umum, penelitian menunjukkan bahwa orang dengan AB memiliki 82 persen lebih pengembangan masalah kognitif atau memori di masa depan. Mungkin karena golongan darah ini disertai dengan tingkat faktor VIII yang lebih tinggi.

6. Golongan darah A atau B: diabetes

Orang dengan golongan darah A atau B memiliki risiko hingga 21 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2, B positif memiliki peluang tertinggi. Meski sampai saat ini peneliti masih melakukan studi lanjutan tentang penyebabnya, satu penelitian menyebut mungkin golongan darah tersebut dipengaruhi oleh asupan glukosa yang memengaruhi metabolise glukosa.



Simak Juga 'Perokok Berat Boleh Donor Darah Nggak Sih?':

[Gambas:Video 20detik]

(kna/up)
News Feed