Selasa, 30 Apr 2019 12:30 WIB

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pap Smear Mungkin Bisa Diganti Tes Urine

Firdaus Anwar - detikHealth
Tes urine diharap dapat meningkatkan partisipasi wanita melakukan deteksi dini kanker serviks. (Foto: Thinkstock) Tes urine diharap dapat meningkatkan partisipasi wanita melakukan deteksi dini kanker serviks. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Untuk deteksi dini kanker serviks seorang wanita disarankan rutin menjalani tes pap smear atau Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Namun demikian tidak semua wanita mau melakukannya, sebagian mungkin merasa malu atau tidak nyaman harus membiarkan vagina diperiksa oleh petugas medis.

Nah terkait hal tersebut di masa depan kemungkinan akan segera muncul metode baru yang lebih ramah pasien untuk memeriksa risiko kanker serviks. Peneliti dari University of Manchester dalam jurnal BMJ Open membuktikan bahwa tes urine cukup efektif untuk mendeteksi human papillomavirus (HPV).


HPV sendiri adalah virus yang menjadi penyebab timbulnya kanker serviks dan kutil kelamin. Seseorang bisa terinfeksi HPV lewat hubungan seksual.

Dalam studi 104 pasien wanita diminta untuk menjalani tes urine dan efektivitasnya ditemukan hampir sama seperti pap smear.

"Kami sangat senang dengan penelitian ini. Kami pikir ini memiliki potensi untuk secara signifikan meningkatkan tingkat partisipasi skrining kanker serviks," kata pemimpins studi Dr Emma Crosbie seperti dikutip dari BBC, Selasa (30/4/2019).

Peneliti rencananya akan mereplikasi studi dengan populasi lebih besar. Bila hasilnya memuaskan maka metode tes urine untuk kanker serviks bisa diterapkan secara luas.

Oleh karena itu untuk sementara waktu wanita diimbau agar tetap jangan malu-malu dan ragu menjalani tes yang sudah ada.




Yuk, Cegah Kanker Serviks Mulai dari Sekarang!:

[Gambas:Video 20detik]

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pap Smear Mungkin Bisa Diganti Tes Urine
(fds/up)
News Feed