Rabu, 01 Mei 2019 11:06 WIB

Setya Novanto Disebut Jalani Pengobatan di RSPAD, Apa Saja Sakitnya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Setya Novanto disebut mengidap sejumlah penyakit. Foto: Ari Saputra Setya Novanto disebut mengidap sejumlah penyakit. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Setya Novanto sempat menghebohkan pasal kemunculannya di salah satu restoran masakan Padang di suatu siang pada Senin, 29 April. Pria yang sedang menjalani masa tahanannya di Lapas Sukamiskin Bandung tersebut dikabarkan sedang mampir duduk di resto setelah menjalani pengobatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Dikutip dari detikcom, Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto sebelumnya menyebut keberadaan Novanto di RSPAD di Jakarta adalah untuk mendapatkan tindakan EPS atau Electrophysiology Study yang digunakan untuk mengatasi gangguan irama jantung.

Novanto sendiri dikabarkan didiagnosis berbagai penyakit, antara lain Aritmia, CAD (Coronary Artery Disease), vertigo, LBP (Low Back Pain), diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dan CKD (Chronic Kidney Disease). Seperti apakah penyakit tersebut? Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber:



1. Aritmia
Aritmia sendiri adalah gangguan yang terjadi pada pembentukan atau penjalaran impuls listrik pada jantung dikarenakan faktor genetik. Nah, kesalahan yang sering dilakukan pasien dengan aritmia adalah mengabaikan debaran jantung yang mulai terasa berbeda.

Dijelaskan oleh Prof Dr dr Yoga Yuniadi, SpJP(K) beberapa waktu lalu, debaran yang patut diwaspadai adalah debaran yang berlangsung panjang dan terus menerus. Bisa juga dengan debaran yang skip, artinya debaran tersebut kadang muncul dan kadang bisa hilang.

2. Jantung koroner
Penyakit jantung koroner atau coronary artery disease terjadi ketika pembuluh darah di jantung mengalami penyempitan akibat penumpukan lemak dan plak yang lama-lama mengeras. Seiring berjalannya waktu pembuluh darah yang semakin sempit akan membuat aliran darah terganggu dan otot jantung tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya.

Penyempitan pembuluh darah ini bisa terjadi karena faktor seperti kolesterol tinggi, hipertensi, merokok, kegemukan, hingga diabetes. Setiap tahunnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan penyakit ini memakan korban 17,9 juta jiwa atau setara dengan 31 persen kematian di dunia, padahal sebetulnya bisa dicegah karena berhubungan erat dengan gaya hidup.

3. Vertigo
Vertigo adalah kondisi di mana seseorang akan merasakan bahwa lingkungan atau benda-benda yang ada di sekitarnya bergerak, melayang, dan seolah-olah berputar. Dalam kondisi ini biasanya penderita akan mengalami hilangnya keseimbangan sehingga untuk sekadar berdiri atau berjalan saja sangat sulit dilakukan. Selain itu, penderita juga akan merasakan bahwa bagian kepalanya akan terasa sakit, pusing, dan bahkan disertai dengan rasa mual dan ingin muntah.


4. Nyeri tulang belakang
Menurut praktisi fisioterapi dari Evopgysio.id, S Rujito SST, FT, low back pain merupakan nyeri pinggang atau punggung bawah bagian lumbal, yang kausa atau penyebabnya beragam mulai dari masalah otot, sendi atau joint, maupun bantalan sendinya.

"Kasus low back pain ini paling banyak dialami oleh pekerja kantoran Hal itu terjadi akibat aktivitas daily livingnya. Setiap hari duduk terlalu lama, statis, dan kurang aktif bergeak," ujar pria yang akrab disapa Ito ini kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

5. Diabetes melitus tipe-2
Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme menahun akibat pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin secara cukup atau tidak mampu menggunakan insulin yang telah diproduksi secara efektif.

Insulin merupakan hormon yang memiliki fungsi untuk mengatur keseimbangan gula darah dalam tubuh. Dengan adanya gangguan fungsi pankreas dan insulin tersebut, tubuh akan terbebani dengan kadar gula darah yang tinggi (hiperglikemia).

Pengidap diabetes tipe 2 bisa memiliki berat badan normal dan tampak sehat namun tubuhnya kesulitan memproduksi insulin. Bedanya adalah penyebabnya bukan karena autoimun melainkan lebih ke arah kecacatan pada sel beta penghasil insulin dan lebih berisiko terhadap masalah penglihatan.

6. Penyakit ginjal kronis
Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease adalah kondisi di mana fungsi ginjal menurun secara bertahap. Ginjal menyaring buangan dan cairan berlebih dari darah yang lalu dieksresikan melalui urine. Jika penyakit ini sudah dalam stadium lanjut, hal-hal yang seharusnya disaring ginjal bisa menumpuk dan membahayakan tubuh. Penyakit ini umumnya disebabkan atau terjadi pada pengidap diabetes tipe 1 atau tipe 2 dan hipertensi.



Setya Novanto Disebut Jalani Pengobatan di RSPAD, Apa Saja Sakitnya?
(frp/up)
News Feed