Senin, 06 Mei 2019 14:44 WIB

Kemenkes RI Akan Cek 'Penyakit Misterius' yang Gemparkan Jeneponto

Rosmha Widiyani - detikHealth
Tiga warga Jeneponto Sulawesi Selatan meninggal karena penyakit misterius yang belum teridentifikasi (Foto: iStock) Tiga warga Jeneponto Sulawesi Selatan meninggal karena 'penyakit misterius' yang belum teridentifikasi (Foto: iStock)
Jakarta - Sebanyak 3 orang warga Desa Garonggong, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan meninggal karena 'penyakit misterius'. Puluhan warga lainnya mengalami sakit karena sebab yang belum bisa dipastikan.

"Kami musti cek dulu, karena kita belum dapat laporannya. Ini penyakitnya belum ketahuan," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi pada detikHealth, Senin (6/5/2019).



Kasus ini disebutkan muncul pada pertengahan Maret 2019. Sebanyak 25 orang berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ternyata makin parah. Menurut Nadia berbagai hal bisa mengakibatkan kasus tersebut.

"Kalau lihat terjadinya di bulan Maret bisa saja demam berdarah (DBD). Susah juga kalau banyak kasus tapi nggak tahu penyebabnya. Kita tunggu dulh laporannya," kata Siti.



Pemda Jeneponto hingga sekarang masih terus menyelidiki kasus ini. Pemda berencana melakukan cek langsung ke lokasi terjadinya penyakit. Pemda juga berniat melakukan pemeriksaan dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui penyebab penyakit.

Tes DBD, Zika, maupun Chikungunya menunjukkan hasil negatif. Demikian pula pemeriksaan leptospirosis, juga negatif. Pasien mengeluhkan demam, sakit perut, dan nyeri sendi.

"Beberapa hari kemudian, kita dari Dinkes melakukan pemeriksaan. Ditengarai malaria, tapi hasil pemeriksaan negatif. Juga dari mikroskopik itu juga negatif. DBD juga bukan, ini misterius sekali," kata Kabid P2 Dinas Kesehatan Jeneponto Susanti Andi Mansyur.


Kemenkes RI Akan Cek 'Penyakit Misterius' yang Gemparkan Jeneponto
(up/up)