Kamis, 09 Mei 2019 13:50 WIB

18 Petugas KPPS DKI Meninggal, Penyebabnya Stroke hingga Sakit Jantung

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ratusan petugas KPPS meninggal usai pemilu lalu (Foto: Muhajir Arifin) Ratusan petugas KPPS meninggal usai pemilu lalu (Foto: Muhajir Arifin)
Jakarta - Pasca pemilu pada 17 April lalu, banyak petugas KPPS meninggal dan sakit yang diduga disebabkan oleh beban kerja yang terlalu berat. Selain itu, banyak pula petugas KPPS yang punya riwayat penyakit menjadi salah satu faktor pemicunya.

Data KPU pada 17 April hingga 7 Mei 2019 tercatat total petugas yang menderita sakit sebanyak 4.310 orang, dan 456 petugas yang meninggal dari total jumlah petugas 7.286.067 orang.

Dari rilis yang diterima detikHealth, di DKI Jakarta berdasarkan data dari Dinas Kesahatan provinsi, jumlah yang meninggal sebanyak 18 jiwa, sementara yang sakit sebanyak 2.641 orang dari total petugas 135.531 orang.



"Dari 18 yang meninggal tersebut diakibatkan oleh penyakit yang diderita korban, 8 korban karena infark miocard, 4 korban gagal jantung, 1 korban koma hepatikum, 2 korban stroke, 2 korban respiratory failure, dan 1 korban akibat meningitis," demikian dikutip dari rilis tersebut.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan bersama KPU membentuk tum kesehatan pasca Pemilu 2019 yang disiagakan di tingkat provinsi dan pusat. Menkes RI, Nila F Moeloek, berharap adanya tim kesehatan bisa menekan angka kematian anggota KPPS.

"Semoga dengan disiagakan tim kesehatan dapat mencegah hal yang tidak diinginkan," tutur Menkes.




Tonton juga video Duka Cita Mendalam Jokowi untuk Petugas KPPS yang Wafat:

[Gambas:Video 20detik]


18 Petugas KPPS DKI Meninggal, Penyebabnya Stroke hingga Sakit Jantung
(kna/up)
News Feed