Kamis, 09 Mei 2019 18:28 WIB

Gampang Luka, Jangan Sering Kelupasi Kulit Bibir saat Puasa

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi bibir kering. Foto: thinkstock Ilustrasi bibir kering. Foto: thinkstock
Jakarta - Kulit bibir ternyata salah satu bagian tubuh yang paling gampang cedera. Kondisi ini disebabkan seringnya kulit bibir kontak dengan lingkungan luar, berbagai zat yang bisa menimbulkan gangguan atau bersifat iritan, dan bahan yang bisa memicu cedera.

Sayangnya selain kontak dengan lingkungan luar, cedera juga bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari misal mengelupasi atau ngopekin kulit bibir. Peluang kebiasaan ngopekin kulit bibir meningkat seiring risiko dehidrasi selama puasa Ramadhan.

"Kulit bibir kita mudah cedera karena wilayah inilah yang paling sering terpapar berbagai faktor lingkungan. Termasuk makanan asin dan pedas yang berisiko menyebabkan kulit kering hingga akhirnya mudah terkelupas dan terkena iritasi," kata dokter ahli kulit dan kelamin dr Fitria Amalia Umar dari RS Gandaria.


Kebiasaan ngopekin kulit bibir bisa dilatari faktor kesehatan atau psikologis misal stres dan panik. Untuk faktor risiko kesehatan, dr Fitria mencontohkan kulit kering yang menyebabkan kulit lebih mudah terkelupas dan luka. Psikologis dan kesehatan sama dengan faktor risiko kebiasaan menggigit bibir.

Menurut dr Fitria, kebiasaan ngopekin kulit bibir bisa dikendalikan supaya tidak terulang. Untuk faktor risiko kesehatan, caranya adalah menekan risiko terjadinya bibir kering dengan menggunakan pelembab, menjalankan pola hidup sehat, atau mengonsumsi obat tertentu. Kulit bibir yang lembab dan sehat mengurangi risiko mudahnya kulit bibir terkelupas. Sedangkan untuk faktor risiko psikologis bisa dengan mengendalikan rasa stres dan panik.

(up/up)
News Feed