Jumat, 10 Mei 2019 18:52 WIB

Cara Baca C11H26NO2PS, Rumus Kimia dalam Hoax 'Petugas KPPS Tewas Diracun'

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sebuah kabar hoax menyebut petugas KPPS tewas diracun (Foto: thinkstock) Sebuah kabar hoax menyebut petugas KPPS tewas diracun (Foto: thinkstock)
Jakarta - Hoax tentang petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) tewas diracun disertai juga dengan sejumlah rumus kimia. Salah satunya C11H26NO2PS, nama lain agen saraf 'Racun VX' yang mematikan.

Ngomong-ngomong, bagaimana cara baca rumus kimia tersebut? Database molekul kimia PubChem yang dikelola NCBI (National Center for Biotechnology Information) memberikan pencerahan soal itu.

Berdasarkan strukturnya, rumus kimia tersebut dibaca O-Ethyl S-(2-Diisopropylaminoethyl) Methylphosphonothioate. Sedangkan nama IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) yang juga disinggung dalam hoax tersebut, adalah methylphosphonothioic acid S-(2-(bis(1-methylethyl)amino)ethyl) O-ethyl ester.



Susah banget ya bacanya? Senyawa ini dikenal juga dengan nama populernya yang lebih mudah diingat, yakni Racun VX. 'Agen saraf' mematikan yang bekerja dengan merusak sistem saraf ini kerap dikaitkan dengan kasus-kasus pembunuhan yang menggemparkan dunia.

Racun VX juga disebut-sebut dalam kasus pembunuhan saudara tiri Kim Jong-il, Kim Jong-nam, pada 2017 silam. Jejak racun yang dikategorikan sebagai senjawa kimia tersebut ditemukan dalam usapan selaput lendir mata dan muka Jong Nam.

VX Nerve Agent, demikian sebutan lainnya, dikenal sebagai salah satu racun paling mematikan. Saat terhirup, senyawa ini melumpuhkan enzim-enzim penting hingga sistem pernapasan tidak berfungsi. Umum dipakai dalam bentuk gas maupun cairan.

(up/fds)
News Feed