Senin, 13 Mei 2019 19:33 WIB

Pasangan Asal Mongolia Tewas Setelah Konsumsi Daging Marmut Mentah

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi sakit karena makan daging mentah. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi sakit karena makan daging mentah. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Pasangan asal Mongolia yang mengonsumsi daging marmut mentah yang dipercaya sebagai obat tradisional meninggal akibat wabah dari hewan tersebut.

Dikutip dari LiveScience, keduanya meyakini efek daging mentah yang sangat baik untuk kesehatan. Sayangnya, mereka mengalami gejala serius seperti demam dan muntah darah.

"Pasangan itu didiagnosis mendapatkan suatu wabah penyakit kuno yang dinamakan Plague, yang disebabkan oleh bakteri Yersinia. Penyakit ini diketahui menyerang tikus, termasuk marmut," demikian dikutip situs tersebut.


Kematian tersebut mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan karantina di daerah tempat pasangan itu tinggal, sebuah kota di provinsi Bayan-Olgii yang berbatasan dengan China dan Rusia.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Plague atau wabah kuno terkenal membunuh jutaan orang di Eropa pada tahun 1300 silam. Infeksi masih terjadi hari ini meski relatif jarang.

Manusia dapat tertular wabah tersebut melalui gigitan atau kutu atau seperti kasus ini, melalui kontak dengan jaringan atau cairan tubuh hewan yang terinfeksi.

(kna/up)
News Feed