Selasa, 14 Mei 2019 08:32 WIB

Kerap Memakan Korban, Ini Dampak Berbahaya dari Ledakan Petasan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ledakan petasan di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah Ledakan petasan di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta - Terjadi lagi, ledakan petasan di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat mengenai lima orang. Dua di antaranya terancam mengalami gangguan penglihatan karena terkena serpihan ledakan.

Petasan memang menjadi salah satu 'peramai' saat Bulan Ramadhan hingga lebaran nanti. Namun memainkan petasan memiliki risiko yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian.

detikHealth kutip dari beberapa sumber, ini bahayanya dampak dari ledakan petasan jika mengenai tubuh.



1. Luka bakar di seluruh tubuh

Ledakan petasan bisa memancing api dan menyebar ke seluruh benda yang mudah terbakar. Hal ini menjadi alasan ledakan petasan dapat melukai orang-orang terdekat. Luka dari ledakan petasan biasanya menjadi luka bakar, jika ledakan kuat maka kemungkinan risiko luka bakar meluas dan bisa ke seluruh tubuh.

2. Amputasi

Jangan disepelekan, ledakan petasan juga bisa menyebabkan amputasi. Seperti satu set kasus yang disusun oleh dokter George Aiken di Michigan pada tahun 1961 melaporkan banyak contoh anak-anak yang harus kehilangan anggota badan akibat ledakan, termasuk petasan. Namun, beberapa orang beruntung karena kini, kecacatan anggota tubuh bisa diperbaiki dengan transplantasi.

3. Keracunan bahan petasan

Petasan atau mainan yang bisa diledakan tidak hanya berbahaya ketika dinyalakan. Satu artikel dalam jurnal melaporkan sejumlah kasus anak-anak yang meninggal karena keracunan fosfor akut akibat memakan kembang api karena ketidakpahaman mereka.

Bahan kimia yang terkandung dalam petasan ketika dibakar menyebabkan partikel-partikel berbahaya mudah terhirup dan masuk ke paru-paru. Dalam ukuran besar, petasan yang terbakar bisa segera memicu keracunan bahkan kematian.



4. Kebutaan

dr Gitalisa Andayani, SpM(K) dari Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengingatkan untuk mewaspadai serpihan-serpihan dari ledakan petasan. Jika mengenai mata, kornea bisa mengalami luka bakar.

Contoh kasus dari tahun 1929, seorang anak berusia enam tahun yang menjadi korban akibat ledakan petasan yang ia pasang dengan tongkat setinggi tiga kaki. Baru-baru ini, dalam laporan jurnal tersebut, seorang pria berusia 44 tahun di India datang ke unit gawat darurat dengan penglihatan minus dan kebutaan di masing-masing mata kanan dan kirinya, setelah petasan meledak di wajahnya.

5. Kerusakan pendengaran

Ledakan petasan bisa memicu cedera sistem pendengaran. Peringatan tentang hal itu disampaikan oleh praktisi kesehatan dari RS Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dr Mahatma T. Bawono, SpTHT-KL, MSc.

"Telinga akan berdenging. Biasanya disebut trauma akustik, atau trauma karena dentuman suara yang keras. Efeknya dapat membuat trauma pada gendang telinga," kata dokter yang akrab disapa dr Boni ini.

6. Kematian

Tidak sedikit ledakan petasan mengakibatkan kematian. Ledakan petasan yang besar dan dengan skala radius yang dekat bisa menyebabkan hal terburuk ini. Ledakan petasan dapat memicu luka bakar akut pada sebagian tubuh atau keseluruhan yang bisa mengancam nyawa.

(wdw/up)