Selasa, 14 Mei 2019 19:32 WIB

Bahaya Makan Plasenta Seperti Kim Kardashian Bisa Racuni Bayi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi ibu hamil. Foto: ABC Australia Ilustrasi ibu hamil. Foto: ABC Australia
Jakarta - Para ibu telah diberitahu oleh tim medis bahwa mengonsumsi plasenta seperti Kim Kardashian tidak memiliki manfaat bagi kesehatan. Banyak yang mengklaim makan plasenta bisa meningkatkan kadar zat besi, meningkatkan suplai susu dan menghilangkan risiko depresi pasca melahirkan, terdapat efek buruk dari melakukan hal tersebut.

Perhimpunan Ahli Obstetri dan Ginekologi dari Kanada sangat tidak setuju dengan klaim tersebut. Untuk itu mereka meninjau bukti dan melihat banyak orang yang mengonsumsi plasenta dalam keadaan mentah.

Untuk itu mereka mengeluarkan peringatan berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada Journal of Obstetrics and Gynecology Canada tentang bahaya dari konsumsi plasenta.

"Terlepas dari tren yang berkembang tidak ada bukti manfaat yang terdokumentasi untuk peningkatan zat besi, suasana hati, atau laktasi," kata dr Jocelynn Cook, kepala ilmuwan dikutip dari dailymail.


Penanganan plasenta yang buruk dan sterilisasi yang kurang dapat menyebabkan implikasi kesehatan yang serius bagi ibu dan bayinya.

"Meski belum didokumentasikan, ada potensi penularan bakteri, virus, atau jamur patogen kepada ibu dan bayi dalam kontak dekat," tambahnya.

Streptokokus grup B, infeksi bakteri yang biasa ditemukan di vagina, ada di plasenta wanita. Infeksi tersebut bisa ditransfer ke bayi melalui ASI ketika ibu mengonsumsi kapsul plasenta.




(kna/up)