Rabu, 15 Mei 2019 17:27 WIB

Kaitan Batu Ginjal dan Diabetes, Dua Penyakit yang Diidap Dorce Gamalama

Rosmha Widiyani - detikHealth
Dorce Gamalama yang sedang mengalami batu ginjal dan diabetes. Foto: 20Detik Dorce Gamalama yang sedang mengalami batu ginjal dan diabetes. Foto: 20Detik
Jakarta - Lama menghilang dari layar televisi, Dorce Gamalama ternyata sedang mengalami batu ginjal dan diabetes. Penyakit batu ginjal sudah diidap selama 2 bulan terakhir, sedangkan diabetes lebih dulu dialami Dorce.

"Cuma memang faktor makanan. Tadinya kan saya rakus tuh, apa saja dimakan. Nah, karena sekarang ada penyakit (jadi mengurangi). Sebenarnya itu sudah turunan ya, dari ibu saya, nenek saya juga dapat (gula)," kata Dorce dikutip dari detikcom, Rabu (15/5/2019).


Menurut dokter ahli urologi Dr dr Nur Rasyid, SpU(K), batu ginjal dan diabetes sebetulnya tidak berkaitan langsung. Namun gangguan metabolisme pada pengidap diabetes bisa mempengaruhi proses pengobatan batu ginjal.

"Batu ginjal tidak lantas meningkatkan risiko diabetes atau sebaliknya. Yang penting jaga dulu kadar gula dalam darah dan dipantau teratur. Dari pemantauan bisa ditentukan prosedur medis yang akan diambil, misal operasi atau tembak laser," kata dr Nur Rasyid pada detikHealth.

Pemantauan gula darah bisa dengan pemeriksaan HbA1C tiap 3 bulan. Pasien susah berkelit dengan pemeriksaan yang dilakukan berkala ini. Pasien juga harus menaati jenis asupan yang bisa dikonsumsi, harus dihindari, dan aktivitas fisik yang dilakukan.

Kadar gula darah yang terkontrol menjadi syarat utama penyembuhan batu ginjal. Menurut dr Nur Rasyid mengontrol kadar gula sekarang bukan hal yang sulit. Selain diet dan olahraga, pasien juga bisa menggunakan insulin sesuai yang diresepkan dokter.

Dengan kadar gula yang stabil, dokter bisa menyarankan dengan tepat jenis tindakan medis yang harus dilakukan. Setelah penerapan tindakan medis, dr Nur Rasyid mengingatkan kontrol teratur untuk menjamin penyembuhan luka bekas operasi dan batu ginjal.

(up/up)