Kamis, 16 Mei 2019 11:09 WIB

Rano Karno Kehilangan Empedu, Ini Penyakit yang Bisa Jadi Penyebabnya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Rano Karno kehilangan batu empedu. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT Rano Karno kehilangan batu empedu. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta - Aktor yang juga mantan Gubernur Banten Rano Karno dikabarkan harus kehilangan empedunya setelah empat tahun lalu mengalami bell's palsy yang menyebabkan sebagian otot wajahnya tak bisa digerakan.

"Empedu kalau ini kan ya karena circle hidup, makan nggak benar. Ini (karena) pola makan dulu, 45 tahun kita kerja," seperti yang diberitakan detikcom, Kamis (16/5/2019).

Meskipun menurut pemeran Doel ini pola makan yang tidak baik menjadi penyebabnya, nyatanya ada penyebab-penyebab lain yang mengharuskan seseorang menjalani operasi empedu.

Baca juga:

Berikut kemungkinan penyebabnya detikHealth kutip dari beberapa sumber.

1. Batu empedu

Batu empedu adalah benjolan yang berkembang di kantong empedu atau saluran empedu ketika zat tertentu mengeras. Batu empedu yang ada di kantung empedu disebut cholelithiasis. Kantung empedu adalah kantung kecil yang terletak di sisi kanan tubuh di bawah hati dan beberapa bahan kimia di dalamnya dapat memadat menjadi satu besar atau beberapa batu kecil.

Sementara itu, batu empedu juga bisa di saluran empedu atau disebut choledocholithiasis. Saluran yang biasa terlibat adalah saluran kistik dan saluran hati. Batu empedu bisa berukuran mikroskopis hingga sebesar bola golf dan bisa saja jumlahnya mencapai ratusan.

Dikutip dari Medical News Today, 80 persen orang yang memiliki batu empedu tidak menunjukkan gejala apapun. Dan para ahli menduga 20 persen orang yang memiliki batu empedu di kantung empedu juga memilikinya di saluran empedu.

2. Peradangan di kantung empedu

Peradangan di kantung empedu atau kolesistitis biasanya menyebabkan seseorang harus dioperasi. Dikutip dari Mayo Clinic, kolesistitis biasanya disebabkan penumpukkan batu empedu di kantung empedu atau saluran empedu. Penyebab lainnya bisa karena tumor, infeksi, atau penyakit serius lain.

Jika tidak diobati, kolesistitis dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa, seperti pecahnya kantung empedu.

3. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan yang terjadi pada pankreas, kelenjar besar yang ada di belakang lambung dan di sebelah usus kecil. Dikutip dari WebMD, sebagian besar pankreatitis akut disebabkan oleh batu empedu dan konsumsi alkohol berlebihan.

Saat batu empedu menghalangi saluran empedu, maka enzim pankreas akan terhenti dari perjalanannya ke usus kecil dan memaksa mereka kembali ke pankreas. Enzim kemudian mulai mengiritasi sel-sel pankreas, menyebabkan peradangan yang terkait dengan pankreatitis.




Tonton video Baru Sembuh Usai Operasi Empedu, Rano Karno Sudah Sibuk Promo Film:

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)