Senin, 20 Mei 2019 08:29 WIB

5 Kemungkinan Penyebab Menggigil seperti Dialami Atta Halilintar

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sakit, Atta Halilintar sampai menggigil. Foto: Dok. Instagram/ Atta Halilintar Sakit, Atta Halilintar sampai menggigil. Foto: Dok. Instagram/ Atta Halilintar
Jakarta - YouTuber Atta Halilintar menggunggah foto di akun Instagramnya di mana ia tengah tertidur lemas dengan selang infus ditangannya. Menggunakan hoodie, Atta nampak menutupi wajahnya.

"Lagi Acting Pucet Demam menggigil dan perut mual nyeri2... Doain Aku sehat terus ya teman2 semuaa ❤️," tulis Atta dalam keterangan foto.

Menggigil adalah salah satu tanda dari adanya masalahnya dalam tubuh. Dikutip dari Medical News Today, berikut ini beberapa penyebab seseorang menggigil.


1. Demam

Demam bisa menyebabkan seseorang menggigil, terlebih ketika suhu tubuh melebihi kurang lebih 37 derajat celsius.

Demam biasanya terjadi akibat infeksi, tetapi peradangan atau reaksi alergi juga dapat meningkatkan suhu tubuh. Beberapa orang yang demam mungkin juga memiliki tanda-tanda flu, tapi tidak semua orang mengalami hal yang sama.

Karenanya, perbanyak asupan cairan dengan mengonsumsi air putih sangat dianjurkan ketika menggigil dan suhu tubuh meningkat.

2. Sepsis

Sepsis adalah respons tubuh yang luar biasa terhadap infeksi, dan sering terjadi sehubungan dengan infeksi paru-paru, kulit, usus, atau saluran kemih. Sepsis seringkali memerlukan pertolongan ke rumah sakit karena efeknya bisa membahayakan.

Salah satu gejala sepsis adalah menggigil. Gejala lain termasuk kebingungan, berkeringat, nyeri, peningkatan denyut jantung, dan sesak napas.

3. Menggigil postanestetik

Seseorang bisa jadi mengalami menggigil ketika pulih dari anestesi atau pembiusan. Ini disebabkan suhu seseorang dapat turun selama prosedur pembedahan, yang dapat menyebabkan mereka menggigil ketika bangun setelah operasi selesai.

Anestesi juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu, yang dapat mempersulit tubuh untuk melakukan pemanasan dengan cepat setelah operasi. Dokter biasanya akan memeriksa suhu seseorang dan memberi mereka selimut atau pemanas jika perlu.

4. Ketakutan, kegembiraan, atau stres

Emosi yang kuat dapat menyebabkan seseorang gemetar atau menggigil. Ini sering disebabkan oleh lonjakan adrenalin di dalam tubuh. Adrenalin adalah hormon yang memicu respons fight-flight.

Menggigil umumnya hilang ketika lonjakan adrenalin mulai reda. Akan tetapi bagi orang yang sering mengalami kecemasan, respon menggigil bisa menjadi lebih sering.

5. Gula darah rendah

Jika seseorang sudah lama tidak makan atau minum, kadar glukosa dalam darahnya bisa turun. Gula darah rendah ini dapat menyebabkan menggigil atau gemetar.

Bagi orang yang mengalami diabetes, ini akan dikenal sebagai hipoglikemia dan efeknya bisa parah. Pengidap diabetes harus memeriksa glukosa darahnya secara teratur untuk mencegah penurunan kadar terlalu rendah.

(ask/frp)