Senin, 20 Mei 2019 10:43 WIB

Berat Badan Turun, 4 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Deretan penyebab turun berat badan. Foto: thinkstock Deretan penyebab turun berat badan. Foto: thinkstock
Jakarta - Banyak orang yang merasa senang ketika mengalami penurunan berat badan, apalagi saat bulan puasa. Ya, tak jarang juga ada yang sekaligus melakukan diet pada momentum Ramadhan kali ini.

Tapi pahami dulu empat kemungkinan yang ada, tak melulu berat badan yang turun memang karena lemak yang kamu singkirkan. Pahami berbagai kemungkinan sebab dari penurunan berat badan di bawah ini seperti telah dirangkum detikHealth.


1. Water loss atau pengurangan cairan

Penurunan cairan tubuh dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, kehilangan cairan, kurangnya asupan cairan, atau penyakit seperti diabetes.

"Berat cairan (water weight) adalah ketika tubuh menyimpan cairan yang biasanya akan masuk ke ginjal," jelas Lynn Mack, MD, profesor kedokteran penyakit dalam di University of Nebraska Medical Center.

Alih-alih kencing karena cairan ekstra, tubuh menyimpannya di antara organ dan kulit. Alhasil jarum timbangan ikut bergeser ke kanan semakin jauh. Demikian dikutip dari Health.

2. Kehilangan lemak

Penurunan lemak tubuh dapat secara sengaja disebabkan oleh olahraga dan diet, dan ini yang paling bikin senang.

Spesialis kekuatan dan kinerja, Joel Seedman, PhD., pemilik Advanced Human Performance di Atlanta menjelaskan kepada Men's Journal bahwa olahraga bisa membantu menghilangkan lemak. Ya semua orang juga sudah tahu ya, tapi mengapa sih harus olahraga?

Tujuan yang harus dicapai adalah lipolysisis maksimum atau proses biologis memecah lemak dan trigliserida secara maksimal yang merupakan hasil dalam makanan yang kamu makan atau yang sudah tersimpan dalam tubuh.

Ini sebagian besar terjadi di mitokondria otot. Itulah sebabnya semakin banyak otot yang kamu miliki, semakin banyak lemak yang bisa kamu bakar. Selain itu, olahraga juga telah terbukti meningkatkan enzim lipolitik dan meningkatkan fungsi mitokondria.

3. Kehilangan massa otot

"Buruk untuk kehilangan massa otot daripada lemak, karena otot adalah kunci dalam gerakan dan fungsi tubuh," jelas Gerardo Miranda-Comas, MD, Asisten Profesor Pengobatan Rehabilitasi, Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai.

"Dengan hilangnya massa otot, kekuatan dan daya tahan dipengaruhi secara negatif, yang menyebabkan penurunan kinerja fungsional."

Secara umum, otot tidak hilang sebelum lemak, akan tetapi seseorang yang berusaha menurunkan berat badan dengan tidak makan dapat menurunkan berat badan melalui kehilangan otot terlebih dahulu sebelum membakar lemak. Waduh.

4. Habis melahirkan

Dilansir What to Expect, berat badan yang turun usai melahirkan bergantung pada ukuran bayi dan berat tepat cairan ketuban serta plasent. Sebagian besar wanita hamil dapat kehilangan hingga 12 pound atau 5 kg lebih selama persalinan.

Perlu dipahami loh, wanita biasanya bertambah berat rata-rata antara 11-15 kg dalam masa kehamilan. Nah, sisa beratnya biasanya 'menyisa' dalam bentuk apa? Bisa dari jaringan payudara atau simpanan lemak.

(ask/wdw)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya