Selasa, 21 Mei 2019 13:57 WIB

Yuk Cebong-Kampret Berdamai, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Jiwa

Widiya Wiyanti, Rosmha Widiyani - detikHealth
Momen keakraban Jokowi dan Prabowo Subianto di venue silat Asian Games 2018 (Foto: Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres) Momen keakraban Jokowi dan Prabowo Subianto di venue silat Asian Games 2018 (Foto: Foto: Laily Rachev - Biro Pers Setpres)
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil Pemilu 2019. Akankah masih ada panggilan cebong dan kampret padahal pemilu sudah usai? Tidak ada salahnya kan kalau kedua belah pihak untuk berdamai?

Praktisi kesehatan jiwa dari Universitas Krida Wacana, dr Andri, SpKJ, FACLP mengatakan bahwa berdamai sangat bermanfaat untuk kesehatan jiwa. Terlebih lagi jika dilakukan dengan perasaan tulus dan ikhlas.

"Pikiran kita akan menjadi lebih tenang, lebih sehat, dan mampu menghadapi tantangan hidup ke depannya," ujarnya kepada detikHealth, Selasa (21/5/2019).

dr Andri menambahkan, berdamai membutuhkan pengelolaan perasaan dengan baik. Jika tidak, maka akan muncul perasaan yang tidak nyaman dan akan bereaksi pada tubuh dengan mengeluarkan hormon stres lebih banyak dari biasanya.

"Hormon stres memang dibutuhkan oleh tubuh kita, tetapi kalau jumlahnya terlalu banyak malah kurang baik tentunya. Itu akan menbuat kondisi di pikiran dan tubuh kita tidak baik," tutur dokter dengan akun Twitter @mbahndi itu.



Sementara itu, dr Lahargo Kembaren, SpKJ selaku Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor menyebutkan bahwa berdamai dapat mengendalikan rasa stres dan membuat kondisi kesehatan jiwa menjadi lebih sehat.

"Damai ini tentunya dengan diri sendiri, pride, lingkungan sekitar. Damai dengan mengendalikan stres dan menerima hasil yang ada. Dengan kondisi kejiwaan yang sehat akan diperoleh juga kondisi fisik dan berbagai hal yang bermanfaat bagi kehidupan kita," ungkapnya.

Nah, masih mau meragukan manfaat dari berdamai? Yuk menuju Indonesia damai!

(up/up)
News Feed