Selasa, 21 Mei 2019 15:42 WIB

Masih Belum Mau Damai? Ini Tips Hilangkan Gengsi untuk Cebong-Kampret

Widiya Wiyanti - detikHealth
Hilangkan gengsi untuk berdamai. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Hilangkan gengsi untuk berdamai. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jakarta - Hasil Pemilu 2019 sudah ditetapkan, namun ada saja masyarakat yang tidak menerima hasil tersebut. Cebong dan Kampret, istilah pendukung pasangan calon 01 dan 02 pun masih ada saja yang enggan untuk berdamai.

Salah satu alasannya kemungkinan adalah tingginya gengsi dalam diri mereka. Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan bahwa gengsi adalah perasaan yang muncul karena tidak mudah menerima.

"Ini (gengsi) dilawan dengan rasionalitas dalam berpikir. Dengan mempertimbangkan rasionalitas dan situasi sekitar maka bisa ditentukan sikap yang lebih baik," ujarnya kepada detikHealth, Selasa (21/5/2019).



Kita mampu berpikir positif kepada diri kita dan orang lain, artinya jiwa kita sudah sehat. dr Andri, SpKJ - Psikiater












Praktisi kesehatan jiwa dari Universitas Krida Wacana, dr Andri, SpKJ, FACLP pun menuturkan bahwa untuk menyingkirkan gengsi, seseorang harus mengedepankan rasa ikhlas dan berdamai dengan dirinya sendiri. Ia menyarankan untuk mengedepankan pikiran positif dapat menghilangkan rasa gengsi.

"Kita mampu berpikir positif kepada diri kita dan orang lain, artinya jiwa kita sudah sehat," lanjut dokter dengan akun Twitter @mbahndi itu.

Seseorang yang sulit menerima keadaan tentunya akan merasa tidak nyaman dan terus-menerus melakukan hal-hal penolakan. Namun, jika kedua belah pihak mau saling menerima dan menghormati, maka gengsi di antaranya bisa sirna dan bisa saling berdamai satu sama lain.

(wdw/up)