Rabu, 22 Mei 2019 13:39 WIB

Saran Dokter Jika Terkena Paparan Gas Air Mata

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Bentrok massa di Jl Jati Baru. (Foto: Ari Saputra) Bentrok massa di Jl Jati Baru. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Bukan hanya massa pendemo di area sekitar Jakarta yang bisa terpapar gas air mata, tetapi juga penduduk yang tengah berada di sekitar area tersebut.

Gas air mata mengandung sejumlah senyawa kimia yang dapat menyebabkan air mata dan rasa sakit pada mata. Pada beberapa kasus, gas air mata juga menimbulkan efek kebutaan sementara.

Lalu, apa pertolongan pertama jika tidak sengaja terkena paparan gas air mata?



"Jadi memang penanganannya kalau dia terpapar, dicuci matanya. Kalau terpapar kan itu kita terkontaminasi jadi kalau ada masalah dengan bahan kimia biasa kita lakukan dekontaminasi," kata dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia kepada detikHealth, Rabu (22/5/2019)

dr Wisnu menambahkan dekontaminasi adalah melakukan pengenceran. Zat kimia dalam gas air mata akan aktif dalam komposisi atau konsentrasi tertentu. Mencuci mata akan membuat zat aktifnya jadi luruh sehingga zat aktifnya tidak berkumpul dan menimbulkan iritasi.

"Kalau memang pedih, jangan digaruk. Cuci saja pakai air mengalir yang bersih. Jangan pakai sabun, susu, segala macam. Kalau ke mata paling baik air mengalir saja," pungkasnya

(kna/up)
News Feed