Selasa, 28 Mei 2019 15:25 WIB

4 Kesalahan yang Bikin Usaha Hilangkan Perut Buncit Jadi Gagal

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Penyebab perut buncit. Foto: iStock Penyebab perut buncit. Foto: iStock
Jakarta - Sudah mati-matian untuk membuat perut buncitmu kembali rata, tapi semua gagal. Diet sudah mati-matian, sit up juga tidak kunjung berhenti tapi kenapa masih saja belendung?!

Bisa jadi karena empat kesalahan berikut ini. Kamu boleh sudah berusaha semampumu tapi kembali lagi semua kembali pada keseluruhan pola hidup mulai dari pola makan dan juga olahraga yang kamu lakukan. Yuk koreksi kesalahan ini mulai dari sekarang.


1. Jangan cuma sit up

Mury Kuswari, SPd, MSi, dari Indonesian Association of Fitness and Sport Nutritionist (ANOKI) pernah menjelaskan pada dasarnya perut memang menjadi 'gudang' dari penyimpanan lemak karena salah satu tempat yang paling banyak jaringan lemaknya.

"Jadi kalau ditanya perutnya buncit, pertama karena memang disimpennya di situ, yang kedua adalah gimana ngatasinnya. Nah, harus variasi, latihan beban dan latihan aerobik atau yang waktunya lebih panjang," kata Mury beberapa waktu lalu.

Nah coba deh untuk angkat beban juga. Sebab, latihan beban akan membuat otot meningkat. Mitokondria yang berperan dalam memproduksi energi juga makin besar.

2. Kurang minum air putih

Menurut sebuah studi dari Amerika Serikat, jika anak tak minum cukup air putih bisa terkena dampak kesehatan yang serius di kemudian hari.

"Jika mereka tak meminum air (air putih-- red), mereka mungkin akan meminum minuman lainnya, seperti minuman manis, yang kurang sehat dan memiliki lebih banyak kalori," kata pemimpin studi tersebut, Asher Rosinger, direktur Water, Health, and Nutrition Lab di Pennsylvania State University, dikutip dari Mirror.

Selain itu, haus seringkali 'salah' diartikan oleh otak sehingga muncul rasa lapar. Akibatnya kamu jadi makan lebih banyak padahal yang dibutuhkan ya cuma segelas air putih.

Baca juga:

3. Udah nggak makan junk food sih, tapi...

Karbohidrat olahan dan makanan manis seperti es krim, biskuit, dan roti putih meningkatkan kadar insulin, yang menyebabkan kenaikan berat badan. Menjaga kadar insulin tetap pada kadar normal akan membantu kamu mengurangi persentase lemak tubuh secara keseluruhan, dilansir MSN.

Selain tinggi karbohidrat, biasanya makanan olahan itu juga lebih sedikit nutrisnya, sehingga kamu akhirnya merasa lapar lebih cepat dan lebih cenderung makan lebih banyak. Makan makanan manis juga meningkatkan keinginan untuk makan lebih banyak.

Tidak apa-apa untuk menikmati makanan manis dan karbohidrat olahan sesekali, tapi kurang-kurangi deh kalau mau lihat perutmu kembali oke.

4. Masih ngerokok sih

Para ahli memercayai merokok tidak secara langsung menyebabkannya tapi menjadi salah satu faktor risiko seseorang punya perut besar. Sebuah studi pada tahun 2012 yang dipublikasikan dalam jurnal PloS one menunjukkan bahwa meski obesitas sama antara perokok dan nonperokok, namun perokok memiliki lemak perut dan visceral yang lebih banyak.

Masih mau sebat? Mendingan uangnya ditabung buat beli sepatu lari.


Simak Juga 'Menguak Fakta Perut Buncit':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)
News Feed