Selasa, 28 Mei 2019 18:30 WIB

KKP Sultan Hasanuddin Antisipasi Penyakit Menular Saat Masa Mudik

Muhammad Taufiqqurahman - detikHealth
KPP di Sultan Hasanuddin mengantisipasi masuknya penyakit menular selama masa mudik. Mereka menyiapkan thermal scanner di terminal kedatangan bandara. Foto: Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom KPP di Sultan Hasanuddin mengantisipasi masuknya penyakit menular selama masa mudik. Mereka menyiapkan thermal scanner di terminal kedatangan bandara. Foto: Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom
Jakarta -
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Sultan Hasanuddin bersiaga untuk mengantisipasi masuknya penyakit menular selama masa mudik. Mereka menyiapkan thermal scanner di terminal kedatangan bandara.
"Kami KKP sebagaimana tugas pokoknya itu mencegah masuk dan keluarnya penyakit yang berpotensi wabah maupun yang berpotensi timbulnya keresahan di masyarakat melalui pintu negara baik itu nelalu pelabuhan, bandara," kata Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemilogi KKP Makassar, Aisyah Sufrie di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (28/5/2019).
"Jadi kami itu siap siaga. Seperti adanya isu monkeypox (cacar monyet) ya kami itu tetap siap siaga antara lain kami menyiapkan thermal scanner," imbuhnya.
Aisyah menjelaskan bahwa motede yang mereka gunakan adalah dengan memperhatikan penumpang yang masuk ke Makassar. Biasanya, kata Aisyah, mereka akan melihat asal penumpang.
"Jadi dalam hal ini kami memang harus melihat bahwa penumpangnya dari mana dari daerah terjangkit, gejala-gejalanya. Kalau kita mendapatkan penumpang dengan gejala-gejala seperti demam atau panas tinggi secara mendadak dengan adanya ruang, segera merujuk ke pelayanan rumah sakit," ungkapnya.
Khusus untuk cacar monyet, dia menyebut bahwa kasus terakhir muncul di Singapura. Meski jauh dari Makassar, pihaknya akan tetap bersiaga untuk mencegah penyakit itu masuk ke Indonesia.
"Pelaku perjalanan yang baru datang dari wilayah terjangkit harus melakukan pemeriksaan secepatnya jika mengalami gejala demam tinggi. Kalau setiap yang datang dari luar negeri ke Makassar itu menjadi kewenangan KKP. Kalau di KKP tidak boleh melakukan proses penurunan jika terbukti. Makanya setiap datang kami akan berikan health alert card," terangnya.
Jika ada penumpang yang terbukti terpapar cacar monyet atau penyakit menular lainnya, maka mereka kami merujuk ke ke infection center itu di rumah sakit wahidin.
Selain thermal scanner, KKP Makassar juga menyiapkan holding room sehingga penumpang yang mengalami demam segera mendapatkan perawatan oleh tim dokter.
"Pokoknya kesiapsiagaan kita itu dengan tim terdiri dari dokter, perawat, survaillance, tim pengendali resiko lingkungan, KKP itu seperti polisi di pintu negara. Jadi kami siap siaga menembak penyaki," kata dia.


(fiq/up)
News Feed