Rabu, 29 Mei 2019 17:08 WIB

Kata KPAI soal Video Mesum Anak SMP-Mahasiswa di Banyuwangi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi video mesum (Foto: iStock) Ilustrasi video mesum (Foto: iStock)
Jakarta - Sebuah video mesum viral di Banyuwangi geger, diduga dilakukan oleh siswi SMP dan seorang mahasiswa di Banyuwangi. Tak hanya satu, ada tiga video yang tersebar. Kepada detikcom, Pekerja Sosial Perlindungan Anak Kemensos di Banyuwangi Ikhsan Masruri membenarkan tersebarnya video mesum yang melibatkan pelajar itu.

Ditemui di gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Dr Susanto, MA, Ketua KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) memberikan tanggapannya mengenai kabar tersebut. Ia mengaku akan mendalami perihal kabar tersebut.

"Pertama video mesum itu bukan yang pertama sejak era digital, katakanlah 2014 ke atas, semakin dinamis, memang jumlah video terkait asusila tinggi. Kami mengimbau, sering, berkali-kali agar guru memberikan literasi pentingnya teknologi informasi, penggunaan medsos, kami terus dengungkan ini," ujar Susanto, Kamis (29/5/2019).



Ia pun turut mengingatkan kepada orang tua agar lebih memperhatikan perilaku anak di rumah. Jangan sampai anak tenggelam dengan penggunaan gadget dan juga medsos secara berlebihan.

"Kalau dulu udah jam 5 sore, magrib itu anak nggak ada kita cari, tapi justru potensi yang berbahaya itu sekarang justru di rumah-rumah karena yang bersangkutan menggunakan medsos yang belum tentu aman bagi anak kita. Tentu ini menjadi concern," ujarnya.

"Terakhir tentu nanti kami akan sesegara mungkin koordinasi dengan pihak terkait karena kasusnya di Banyuwangi. Kami akan koordinasi dengan instansi, jika memungkinkan kita berkoordinasi dengan pihak berwenang," tegas Susanto.

(ask/up)
News Feed