Selasa, 04 Jun 2019 08:10 WIB

Cegah Gigi Bolong Saat Lebaran, Kenali Gejala-gejalanya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Hindari momen lebaran jadi rusak karena sakit gigi berlubang. (Foto: Thinkstock) Hindari momen lebaran jadi rusak karena sakit gigi berlubang. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Menjelang lebaran pasti akan penuh dengan makanan-makanan lezat berlimpah. Tentu tidak asyik apabila kamu harus menahan diri karena sakit gigi atau gigi yang berlubang.

Gigi berlubang bisa disebabkan oleh makanan dan kurangnya kebersihan gigi dan mulut. Menurut Mayo Clinic, plak yang tersisa di permukaan gigi atau enamel menggerusnya dan membuat lubang.

Terkadang orang tidak sadar giginya berlubang hingga akhirnya muncul lubang di gigi. Biar bisa menyantap masakan di hari raya dengan tenang, kenali beberapa gejala gigi berlubang berikut ini, seperti dikutip dari SELF:


1. Sakit gigi tanpa sebab jelas
Gigi berlubang menjadi penyebab utama sakit gigi, biasanya datang tiba-tiba dan tidak ada masalah di tubuhmu. Sekali plak bisa menembus enamel, akan berlanjut ke lapisan selanjutnya yakni dentin.

"Bahkan bisa terus menembus hingga gusi yang terdiri dari jaringan dan sel-sel hidup. Semakin dekat lubang dengan gusi maka gusi ini akan lebih mungkin meradang dan menimbulkan rasa sakit," kata Mark S Wolff, DDS, PhD, dosen dan ketua dari Department of Cariology and Comprehensive Care di New York University College of Dentistry.

Walau tidak semua gigi berlubang menyebabkan sakit, namun jika ada rasa sakit gigi tanpa penyebab yang jelas maka sudah jadi tanda kamu harus ke dokter gigi untuk memeriksakannya.

2. Ngilu saat makan atau minum yang asam, dingin, panas, atau manis
Beberapa orang mungkin memiliki gigi sensitif, namun kondisi ini juga bisa terjadi pada orang yang mengalami gigi berlubang. Semakin dalam lubangnya, biasanya ngilu ini akan semakin terasa.

Saat lubang sudah mulai mencapai lapisan dentin, kanal berlubang bernama microscopic tubules menyebabkan makanan asam, dingin, panas, lengket atau manis bisa menstimulasi saraf dan sel=sel di dalam gigi, menurut American Dental Association.


3. Ada lubang di gigi
Tentu saja, gejala selanjutnya adalah munculnya lubang yang terlihat jelas di bagian permukaan gigi. Sebelum menjadi lubang, kamu bisa memperhatikan jika ada titik berwarna putih di permukaan gigi.

Ketika semakin parah dan menembus enamel jadinya membentuk lubang yang kasatmata. Ini adalah tanda jelas kamu membutuhkan penanganan dokter gigi sesegera mungkin.

4. Noda cokelat, hitam atau putih di gigi
Gigi kita bisa jadi berwarna kuning atau cokelat karena rutinitas meminum teh atau kopi. Namun apabila kamu menemukan titik dengan warna yang berbeda dengan sekitarnya, bisa jadi tanda dari gigi berlubang.

Walau pada umumnya gigi berlubang dimulai dengan titik berwarna putih, namun bisa saja ia terkena noda dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi dan mengubah mereka menjadi warna yang lain.

5. Ngilu tajam saat menggigit
Gejala ini menunjukkan bahwa lubang di gigimu sudah sangat dalam hingga menyentuh bagian gusi atau dasar gigi. Jika rasanya sangat tajam, maka bisa jadi dasar gigimu sudah mati karena infeksi dan menekan ke akar di bawah.

Akar gigi tersambung dengan tulang di bawahnya yang menjaga posisi gigi, sehingga sangat membahayakan karena tekanan apapun bisa terasa sangt sakit. Gigi berlubang jika tak segera ditangani maka bisa merusak gigi dengan parah dan harus dicabut.

(frp/up)