Senin, 17 Jun 2019 15:38 WIB

Permen Karet Bertahan di Tubuh Selama 7 Tahun Jika Tertelan, Benarkah?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Banyak mitos berkembang seputar permen karet yang tertelan (Foto: iStock) Banyak mitos berkembang seputar permen karet yang tertelan (Foto: iStock)
Jakarta - Tubuh manusia memiliki keajaiban yang menakjubkan dalam banyak hal. Sebagai contoh, terdapat fakta bahwa tubuh dapat menghasilkan jutaan sel darah dalam waktu kurang dari 60 detik.

Namun dalam beberapa hal, banyak pula mereka yang membuat mitos-mitos mengenai hal-hal yang terjadi pada tubuh dalam beberapa kondisi. Seperti salah satu mitos yang menyebutkan bahwa permen karet yang tertelan dapat bertahan selama tujuh tahun di dalam tubuh.

"Ini hampir sama dengan menelan biji semangka akan membuatmu menumbuhkan semangka di perut," kata Caleb Backe, pakar kesehatan dan kebugaran untuk Maple Holistics dikutip dari Reader's Digest.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika menelan permen karet?



Meskipun tidak benar menelan permen karet akan membuatnya menetap selama 7 tahun, tapi benar bahwa ada bagian di permen karet yang tidak dapat dicerna.

Walaupun demikian bukan berarti bahwa bagian yang tidak bisa dicerna ini akan bertahan selama bertahun-tahun sebab permen karet jarang berada di tubuh lebih dari seminggu. Ini karena perut secara berkala mengosongkan isinya ke usus kecil. Jadi jika menelan permen karet, itu akan pindah ke usus besar dan akhirnya keluar saat buang air besar.

Tapi, berbahaya nggak sih jika tertelan?

"Menelan permen karet berulang-ulang dapat menyebabkan sejumlah bahan tidak bisa dicerna yang berpotensi menyebabkan penyumbatan usus," tutur Edwin McDonald, seorang gastroenterolog dan associate director untuk nutrisi orang dewasa di University of Chicago.

Meski menelan permen karet dianggap tidak berbahaya, usahakan tidak menjadikan hal ini menjadi kebiasaan. Untuk menghindari kerusakan di masa depan, baiknya memuntahkan permen karet jika rasanya telah habis.

(kna/up)